Hadapi Semester Genap, Kesehatan dan Keselamatan Peserta Didik dan Guru Diutamakan

 

Paudpedia- Memasuki proses pembelajaran semester genap Tahun Ajaran 2020/2021 pada awal tahun 2021 mendatang, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengingatkan kembali kepada pemerintah daerah untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat bila akan melaksanakan pola pembelajaran secara tatap muka di jenjang PAUD, pendidikan dasar dan menengah.

“Kami mengingatkan kembali agar kebijakan pembelajaran tatap muka tetap dilakukan secara berjenjang, mulai dari penentuan pemberian izin oleh pemerintah daerah/kanwil/ Kantor Kemenag, pemenuhan daftar periksa oleh satuan pendidikan, serta kesiapan menjalankan pembelajaran tatap muka,” tegas Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kemendikbud, Jumeri, di Jakarta, Selasa (29/12/2020).

Pernyataan itu terkait dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19 yang telah diumumkan pada tanggal 20 November 2020 lalu.

Dalam SKB tersebut, pemerintah memberikan penguatan peran pemerintah daerah/kantor wilayah (kanwil)/kantor Kementerian Agama (Kemenag) dalam menentukan izin pembelajaran tatap muka. Dasarnya, kedua pihak tersebut dinilai paling mengetahui dan memahami kondisi, kebutuhan, dan kapasitas daerahnya.

 

Tetap Siapkan Program BDR

Bila tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh, kata Jumeri, Kemendikbud tetap menyiapkan program Belajar Dari Rumah (BDR). Program yang ditayangkan di Televisi Republik Indonesia (TVRI) itu khusus untuk jenjang pendidikan PAUD dan Sekolah Dasar (SD). Tayangan tersebut akan dimulai dari bulan Januari sampai dengan Maret 2021, Senin - Jumat, pukul 08.00 sampai 11.30 WIB.

Pada jenjang PAUD, tayangan pembelajaran dimulai pukul 08.00 s.d. 08.30 WIB. Sedangkan di jenjang SD, untuk  kelas 1, pukul 08.30 s.d. 09.00 WIB, kelas 2, pukul 09.00 s.d. 09.30 WIB, kelas 3 pukul 09.30 s.d. 10.00 WIB, kelas 4 pukul 10.00 s.d. 10.30 WIB, kelas 5 pukul 10.30 s.d. 11.00 WIB, dan kelas 6 pukul 11.00 s.d. 11.30 WIB.

“Tayangan untuk SD mengikuti modul pembelajaran sesuai kurikulum (darurat) dengan mengutamakan pemenuhan kompetensi literasi, numerasi, dan penguatan karakter,” terang Jumeri.

 

Pembelajaran Daring

Selain pembelajaran melalui TVRI, Kemendikbud menyediakan kanal pembelajaran secara dalam jaringan (daring) yang dapat diakses melalui akun pembelajaran dengan domain belajar.id. Akun elektronik tersebut dapat digunakan oleh peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan untuk mengakses layanan pembelajaran berbasis elektronik. Tayangan pembelajaran juga dapat disaksikan TV Edukasi dan Radio Edukasi. Televisi dibawah naungan Kemendikbud tersebut dapat diakses pada satelit Telkom-4 frekuensi 4125/V/5500. Informasi mengenai TV Edukasi dapat diakses di laman resmi https://tve.kemdikbud.go.id.

Sumber pembelajaran secara daring juga disediakan di aplikasi Rumah Belajar dan para pendidik juga dapat saling berbagi pola pembelajaran yang dapat diakses melalui laman Guru Berbagi. Selain itu, bahan bacaan, lembar aktifitas, panduan berkegiatan bersama anak-anak dan remaja juga tersedia pada laman bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id.

“Kami mengajak para pendidik, dan peserta didik serta orang tua untuk memanfaatkan kanal atau alternatif pembelajaran yang dihadirkan oleh Kemendikbud,” pesan Jumeri.

Penulis : Eko BH

Editor   : Yanuar Jatnika

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar