Pentingnya Nutrisi, Kasih Sayang dan Stimulasi pada 1000 HPK

Paudpedia --- Orang tua diminta untuk tidak lagi menggunakan kata ‘jangan’ atau yang berkonotasi negatif. Gunakanlah kalimat positif guna menumbuhkan karakter, percaya diri dan kreatif. "Sudah saatnya Orangtua dan guru dalam melarang anak tidak lagi menggunakan kata ‘jangan’. Ganti kata ‘jangan buang sampah sembarangan’ dengàn kata "Ayo sampahnya dibuang ditempat sampah," ujar Kepala Sekolah PAUD Anak Bangsa, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor,  Dessy Krisnawati.

Hal itu dikatakan Dessy melalui video singkat yang dibuat Tim Paudpedia. Bersama sejumlah guru, praktisi dan akademisi, Dessy, secara lugas serta bernas, membagikan pengalaman serta pengetahuannya terkait pentinya 1000 Hari Pertama Kehidupan serta persiapan masuk sekolah di satuan PAUD ketika sudah mendapat izin dari Satgas Covid Daerah, dinas pendidikan dan orang tua Murid. 

Menurut Dessy, pola pengasuhan dengan penanaman kalimat-kalimat positif sangat penting dilakukan pada anak usia dini, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan seorang anak atau pada Sembilan bulan kehamilan sang Ibu dan  2 tahun pertama kelahiran si anak. Penanaman kalimat-kalimat positif merupakan upaya stimulasi dari lingkungan sekitar anak selain pemberian nutrisi dan kasih sayang.

“Stimulasi harus dilakukan sejak dini dan berulang-ulang supaya pembentukan sinaps (hubungan antarsel saraf otak) semakin kuat. Nutrisi, stimulasi, dan kasih sayang yang cukup dapat membantu pembentukan sinaps otak cukup banyak, “katanya.

Baja juga :

Terbentuknya sinaps otak dapat menentukan perkembangan kecerdasan secara jangka panjang. Selanjutnya, tidak optimalnya perkembangan otak pada 1000 hari pertama kehidupanakan berpengaruh terhadap kehidupan si anak di masa depan.

Dipaparkan Dessy, seribu hari pertama kehidupan merupakan periode emas seorang anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Gangguan yang terjadi pada periode ini akan berdampak pada kelangsungan hidup dan tumbuh kembang anak yang bersifat permanen dan berjangka Panjang.

“Bila gangguan sudah terjadi di usia emas ini, lebih sulit untuk diperbaiki setelah anak berusia 2 tahun sehingga akan menyebabkan salah terjadinya stunting, “katanya. 

Menurut Dessy, hari pertama kehidupan seorang anak berkaitan erat dengan pemenuhan gizinya. hal ini sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang buah hati sekaligus berpengaruh terhadap kesehatannya.

Yang perlu dilakukan seorang ibu, lanjut Dessy, adalah membentuk gaya hidup sehat dan memenuhi asupan nutrisi seimbang.

“Sebaiknya mulai diterapkan sejak awal masa kehamilan. Dalam jangka panjang, hal ini dapat bisa mencegah buah hati mengalami kekurangan gizi, tubuh pendek, diabetes, dan obesitas, “ujarnya.

Selanjutnya, setelah lahir, dua tahun pertama merupakan masa yang sangat vital dalam perkembangan kemampuan makan buah hati. Pada masa ini, Bunda perlu memperhatikan jenis makanan, bentuk makanan, porsi, serta frekuensi makanan yang diberikan kepada buah hati. Yanuar Jatnika/Eko BH

 

 

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar