PAUD Lingkungan Puri Damai Dinilai Berhasil Terapkan Konsep Merdeka Belajar

Paudpedia- Taman Kanak-kanak/Pendidikan Anak Usia Dini (TK/PAUD) Lingkungan Puri Damai dinilai sudah berhasil menerapkan kebijakan Merdeka Belajar melalui pembelajaran berkonsep lingkungan. PAUD yang berlokasi di Banjar Tunon Desa Singakerta, Kecamatan Ubud Gianyar itu menerapkan proses pembelajaran dengan 80 persen berbicara tentang alam dan lingkungan.   

Mengapresiasi apa yang sudah dilakukan PAUD tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim mengunjunginya pada Senin (9/11/2020)lalu.

Nadiem mengaku tertarik dan mengapresiasi sistem pendidikan berkonsepkan lingkungan di TK tersebut. Menurut dia, tidak semua dunia Pendidikan bisa menerapkan konsep lingkungan dalam proses belajar mengajar di sekolah.

Dikatakan Nadiem, melalui konsep pembelajaran tentang alam dan lingkungan itu, tanpa disadari TK/PAUD Lingkungan Puri Damai telah menerapkan apa yang menjadi program Kemendikbud yaitu merdeka belajar. Pada konsep Merdeka Belajar itu, kebebasan pembelajaran diberikan di tingkat sekolah, baik kepada kepala sekolah, guru, maupun murid. Dalam pelaksanaan Merdeka Belajar itu, semua yang terlibat dalam pembelajaran di sekolah bisa melakukan berbagai macam inovasi tanpa takut disalahkan oleh pemerintah.

“Merdeka belajar ini adalah Gerakan yang sedang kita lakukan, saya di sini bukan hanya sebagai Menteri Pendidikan namun juga selaku kepala Gerakan merdeka belajar,” tegas dia.

Baca juga : 

Dia mengatakan, hanya sekolah maupun guru-guru yang bisa melakukan Gerakan Merdeka Belajar. Kepala dinas hingga kementerian hanya bisa menciptakan kondisi-kondisi sehingga sekolah maupun guru bisa melakukan inovasi perubahan. “Pemerintah tidak bisa melakukan secara langsung, yang bisa memberikan dampak langsung pada anak-anak adalah guru dan unit pendidikan itu sendiri. Di situlah roda perubahan itu bisa terjadi,” tutup dia.

Menurut Nadiem, tidak semua anak-anak di Indonesia dapat menikmati metode pembelajaran di alam dimana apa yang dipelajari dapat dihubungkan langsung dengan kehidupan mereka sehari-hari.

“Ini sebenarnya model atau tipe pembelajaran yang cocok untuk TK/PAUD. Pembelajaran yang bermakna, bukan hanya sekadar teori,” kata mendikbud.

Sementara itu, Bunda Surya Adnyani Mahayastra mengatakan, suatu penghargaan PAUD yang ada di Kabupaten Gianyar, yakni di Puri Damai Ubud mendapat kunjungan dari mendikbud, karena sangat tertarik dengan konsep pembelajaran berbasis lingkungan dan budaya lokal.

“Jika kita lihat dari segi fisik bangunan terlihat sangat sederhana, namun manfaat yang dirasakan anak-anak itu sangat luar biasa. Karena secara otomatis mereka mengenal tumbuhan, diajari mengenal tanaman, apa manfaatnya kemudian diolah dan bisa dimanfaatkan bagi Kesehatan tubuh,” jelas Adnyani Mahayastra.

Bunda Surya mengaku telah banyak memberikan bantuan pada keberlangsungan TK/PAUD yang ada di Kabupaten Gianyar. Seperti memfasilitsi, memberikan bantuan, dan juga insentif guru sangat diperhatikan. Terbaru pada masa pandemi ini adalah memberikan bantuan pada seluruh TK/PAUD di Kabupaten Gianyar berupa buku dan alat menggambar.

Untuk saat ini di Kabupaten Gianyar jumlah TK/PAUD ada 239 lembaga, dengan 13 TK negeri dan 9.150 siswa. Didukung oleh guru sebanyak 985 orang.

Kepala sekolah TK/PAUD Lingkungan Puri Damai Ubud, Nyoman Marini, didampingi Ketua Yayasan Puri Damai, I.A Rusmarini, mengatakan, proses pembelajaran di TK/PAUD yang dibangun pada tahun 1998 ini, 80 persen belajar tentang alam dan lingkungan, dengan jumlah 64 siswa dengan 5 Siswa.

Penulis : Eko BH

Editor   : Yanuar Jatnika

 

 

 

 

 

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar