Tips Membangun Keterampilan Kerjasama Pada Anak

AnggunPAUD—Ayah, Bunda dan sobat PAUD, manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan satu sama lain. Dalam kehidupan sehari-hari kerap kali kita membutuhkan kerjasama dengan orang lain melangsungkan kehidupan kita. Untuk itu keterampilan bekerjasama ini penting sekali ditanamkan sejak usia dini.

Bekerjasama berarti seseorang dapat memikirkan dan menyeimbangkan kebutuhan dan keinginannya sendiri dengan kebutuhan dan keinginan orang lain. Kerjasama bukan berarti anak melakukan apa yang diinginkan orang dewasa atau orang lain, tetapi lebih menekankan pada memberi dan menerima sesuatu yang disepakati bersama-sama untuk dilakukan bersama-sama. Berikut adalah tips yang dapat dilakukan oleh guru dan orang tua untuk membangun keterampilan kerjasama ank:

Membiasakan Anak untuk Dapat Bergiliran

bergiliran adalah cara yang baik untuk membantu anak-anak yang ingin bermain dengan mainan yang sama pada waktu yang sama. Oleh karena itu sebaiknya orang tua dan guru memberi tahu anak ketika memulai permainan. Misalkan ada dua orang anak yang ingin menggunan boneka yang sama, maka anak yang mendapatkan giliran pertama akan menyerahkan boneka tersebut kepada temannya setelah ia selesai menggunkannya.

Tunjukkan Bahwa Kontribusi Anak Penting

Penting bagi orang tua dan  guru untuk menunjukkan mengapa dan bagaimana kontribusi mereka penting. Jadi ketika berkomunikasi dengan anak, orang tua tidak hanya menggunakan kata jangan, tidak, maupun kalimat perintah lainnya tanpa memberikan alasan yang dipahami oleh anak mengapa mereka harus ikut melakukannya. Contoh: -          Ketika mengajak anak untuk menyapu lantai bersama-sama, tumbuhkan empati dan  jelaskan pada anak bahwa apabila dilakukan bersama-sama akan lebih cepat diselesaikan. Hal ini juga dapat dilakukan ketika mengajak anak untuk bekerjasama merapikan tempat tidur.-          Mengajak anak bekerjasama bersama ayah merawat tanaman, berikan pemahaman kepada anak untuk mensyukuri manfaat, menyayangi dan merawat ciptaan Tuhan untuk menjaga kelestariannya

Pecahkan Masalah bersama-sama Anak-Anak. 

Memberikan kesempatan dan membiasakan anak untuk memecahkan masalah bersama-sama juga dapat membantu melatih anak untuk dapat bekerjasama. Misalnya ketika membuat karya bersama dengan temannya, bahan yang diperlukan hanya ada satu, maka ajak anak untuk berdiskusi memecahkan masalah tersebut, “Bagaimana caranya ya agar kalian berdua dapat menggunakan kuas ini ? Apa yang dapat kita lakukan ?” tanyakan kepada setiap anak tentang pendapat mereka, lalu buat kesepakatan yang disetujui oleh mereka.

Beri Anak Pilihan 

Memberi anak pilihan membantu mereka merasa memiliki kekuatan dan dihargai. Berikan kesempatan kepada anak untuk memilih sesuatu dan mengungkapkan alasannya, dengarkan mereka. Jadi orang tua dan guru harus mendengar pendapat anak dan jadikan pendapat mereka sebagai bahan pertimbangan sebelum memutuskan sesuatu bersama anak.Contoh: ketika ingin merapikan rumah, tanyakan pada anak dia ingin mengerjakan bagian mana, apakah ia ingin membersihkan meja, merapikan mainan, menata sepatu dan lain sebagainya. Orang tua hendaknya setuju dengan pilihan anak. Artinya orang tua sebaiknya memberikan ide, bukan perintah. 

Berikan Penguatan Positif/Pujian

Apabila anak mampu bekerjasama maka hal ini harus diberikan penguatasn positif dengan memberikan pujian. Pujian yang tepat dan sesuai denga napa yang anak kerjakan, dapat membuat anak merasa dihargai keterlibatannya dan mengulangi perbuatan yang mendapatkan pujian dari orang sekitarnya. Ifina Trimuliana 

Kurator : Dona  Paramitha

Referensi

  1. Teaching children to cooperate. Pennstaten extension. https://extension.psu.edu/programs/betterkidcare/early-care/tip-pages/all/teaching-children-to-cooperate
  2. Zeto to three. Tips on Helping Your Child Learn to Cooperate. https://www.zerotothree.org/resources/222-tips-on-helping-your-child-learn-to-cooperate

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar