Pendekatan Proyek, Cara Agar Anak Semangat Belajar

Paudpedia—Ayah Bunda dan sobat paud, salah satu karakteristik anak usia dini yaitu mudah bosan. Oleh karena itu, ayah bunda hendaknya dapat menggunakan pendekatan pembelajaran yang bervariasi agar anak tetap semangat selama BDR. Salah satu pendekatan pembelajaran yang  dapat dilakukan adalah pendekatan pembelajaran  proyek  (project approach). Pendekatan pembelajaran proyek merupakan  suatu  pendekatan pembelajaran    yang    menggunakan pengalaman    langsung    dan    sesuai dengan    lingkungan    sekitar    anak.

Penerapan  pendekatan  proyek  dalam pembelajaran dapat melibatkan anak melalui kegiatan observasi  dan  penyelidikan  tentang topik-topik  terpilih  dari  lingkungan sekitar. Proyek itu sendiri diartikan   suatu  studi  atau penyelidikan yang luas dan mendalam tentang topik khusus yang dapat   dilakukan   oleh   anak   secara individual,   dalam   kelompok   kecil dan   dalam   kelompok   besar,   yang pelaksanaannya  disesuaikan  dengan waktu,  minat,  dan  kemampuan  anak.

Melalui pendekatan ini, anak langsung dihadapkan pada persoalan sehari-hari yang menuntut anak untuk melakukan berbagai aktifitas sesuai dengan proyek yang diberikan.

Dalam menggunakan pendekatan ini, orang tua dan guru dapat melakukan beberapa tahap diantaranya:

  1. Tahapan persiapan, yaitu tahapan memilih    dan    menentukan    topik  proyek. Pada tahapan ini orang tua bisa mendiskusikan bersama anak kegiatan apa yang hendak dilakukan dan merumuskan bagaimana cara melakukannya. Misalkan anak ingin membangun rumah-rumahan menggunakan sarung. Pada tahapan ini anak juga merencanakan alat apa yang ia butuhkan dan bagaimana cara membangunnya.
  2. ahap  pengembangan,  pada  tahap  ini anak   melakukan   berbagai   aktifitas pemecahan masalah untuk menjawab pertanyaan yang diajukan pada tahap persiapan. Pada tahapan ini anak mengeksplorasi bagaimana cara melakukan kegiatan yang sudah direncanakannya pada tahapan persiapan. Misalkan pada tahapan ini anak akan mencoba-coba bagaimana merangkai sarung tersebut agar menjadi rumah-rumahan
  3. Tahap  kulminasi. Pada  tahap  ini  anak  dalam kelompok   kecilnya   masing-masing mengkomunikasikan     dan     berbagi pengetahuan, keterampilan, dan hasil karya yang diperoleh selama kegiatan     proyek     kepada     teman kelompoknya,

 Manfaat dari penggunaan pendekatan proyek bagi anak yaitu:

 1) Memperluas wawasan anak tentang segi-segi kehidupan dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat,

 2) Anak memperoleh pemahaman tentang bagaimana memecahkan masalah tertentu yang memerlukan kerjasama dengan anak lain secara terpadu,

 3) Anak memperoleh pengalaman belajar pengembangan sikap positif dalam kegiatan bekerja dengan anak lain,

 4) Mengembangkan dan membina kerja sama dan interaksi sosial di antara anak-anak yang terlibat dalam proyek,

 5) Memberi kesempatan anak untuk mengembangkan etos kerja pada diri anak,

 6) Dapat mengeksplorasi kemampuan, minat, serta kebutuhan anak,

 7) Melatih anak untuk menerima tanggung jawab.  Beberapa kelebihan lagi dari pendekatanproyek ini yaitu, dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, menuangkan ide, kreativitas dan imajinasi, memberikan kesempatan bagi anak mengeksplorasi alat dan bahan, mengoptimalkan fungsi indera, membuat suasana belajar menjadi menyenangkan.

Penulis            : Ifina Trimuliana

Editor             : Yanuar Jatnika

Kurator          : Dona Paramitha

 

 

 

Refrensi

 

Ernawulan syaodih.2018. Pengembangan Kemampuan Pemecahan Masalah Anak Usia Dini Dalam Pembelajaran Proyek Di Taman Kanak-Kanak.. Jurnal Pendidikan Usia Dinivolume 12 Edisi 1.

 

Ni Putu Suarningsih Eka Putri.2018. Pengaruh PendekatanProyek Terhadap Kemampuan Sosial Pada Anak Kelompok B Di Tk Gugus Iii Kecamatan Tampaksiring Tahun Ajaran. E-Journal Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (Volume 6 No. 3 Tahun 2018).

 

 

 

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar