Kemendikbud Ingatkan Anak Usia Dini Segera Terdaftar di Layanan PAUD

PAUDPEDIA ---- Direktur Jenderal PAUD dan Dikdasmen, Jumeri, kembali mengingatkan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Kesetaraan untuk melakukan jemput bola atau proaktif mengajak orangtua/walimurid yang mempunyai anak usia PAUD serta peserta didik kesetaraan untuk mendapat layanan pendidikan.

Dikatakan, Pemerintah menyadari di tengah pandemi ini memang kondisi sosial dan ekonomi masyarakat mengalami goncangan. Banyak orangtua yang mengalami kesulitan karena usahanya terganggu, juga anak usia sekolah yang terpaksa meninggalkan pendidikan untuk membantu menopang perekonomian keluarga. 

"Mereka bekerja untuk membantu kebutuhan hidup keluarganya. Pemerintah sangat peduli terhadap hal ini. Saya harapkan mereka dapat segera didaftarkan ke satuan PAUD dan pendidikan masyarakat," ujar Jumeri ketika membuka webinar Penyaluran Bantuan Operasional Pendidikan PAUD dan Kesetaraan tahap 2 di Jakarta, Selasa (22/9). Nara sumber dalam acara tersebut Direktur PAUD, Dr Muhammad Hasbi dan Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus, Dr Samto.

Baca juga :

Menurut Jumeri, BOP PAUD 2020 sebesar Rp 4,014 trilyun yang disediakan bagi 6.691.207 juta siswa PAUD melalui dua tahap penyaluran. Capaian Dapo PAUD tahap pertama tercatat hanya 81 persen atau terserap untuk 5,6 juta siswa PAUD.

"Saya ingatkan bahwa cut off data dapodik akan dilakukan pada tanggal 30 September 2020 pada tahap dua ini. Saya harapkan segera seluruh pihak khususnya kabupaten/kota melakukan tugasnya," ujarnya.

Disebutkan, dari sebanyak 514 Kabupaten/Kota di Indonesia yang menerima BOP PAUD tercatat pada  penyaluran  tahap pertama hanya 349 Kabupaten/Kota telah memberikan laporan. Padahal salah satu syarat penyaluran tahap ke dua hanya dapat dilakukan jika Kabupaten/Kota telah memberikan laporan ke aplikasi yang dikelola Kementerian Keuangan. 

Sedangkan untuk pendidikan kesetaraan, jumlah kabupaten/kota yang telah melaporkan penyaluran BOP tahap pertama hanya 298 kabupaten/Kota. Capaian Dapo Pendidikan Kesetaraan mencapai 59 persen dengàn jumlah peserta didik yang terlayani mencapai 1,1 juta peserta didik. 

Jumlah capaian penyaluran BOP Pendidikan Kesetaraan mencapai 93 persen. Meski begitu tercatat 25 kabupaten/kota yang belum juga menyalurkan BOP Pendidikan Kesetaraan ke lembaga atau satuan pendidikan masyarakat. Diharapkan segera kabupaten/kota yang belum menyalurkan BOP Kesetaraan kepada satuan pendidikan masyarakat segera menyalurkan. 

Penulis        : Eko BH

Editor          : Yanuar Jatnika

 

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar