Libatkan Anak dalam Kegiatan Memasak Banyak Manfaatnya

Paudpedia—Ayah Bunda, banyak pekerjaan rumah tangga yang bisa dijadikan pembelajaran bagi anak usia dini selama pelaksanaan Belajar Dari rumah (BDR) menyusul terjadi pandemi Covid-19. Salah satunya yaitu kegiatan memasak. Kegiatan ini memiliki banyak manfaat untuk aspek perkembangan anak.

Berikut akan dijelaskan beberapa manfaat melibatkan anak dalam kegiatan memasak:

  • Mengasah keterampilan hidup, mempelajari keterampilan dasar memasak sedini mungkin dapat digunakan selama hidup yang membantu keterampilan mereka untuk beradaptasi dengan baik hingga dewasa dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
  • Membantu anak mengenal macam-macam rasa, salah satu manfaat terbesar memasak pada anak-anak adalah dapat membantu mereka mengembangkan mengenal macam-macam rasa. Ini dapat membangun perkembangan sensori mereka. Anak-anak yang dilibatkan dalam proses memasak akan lebih tertarik untuk mencoba makanan baru sehingga mereka dapat mengenal bermacam-macam rasa rasa baru juga.
  • Perkembangan fisik, ketika memasak anak mengaduk, mengukur, menggulung, memeras, dan lain sebagainya. Haldapat anak mengembangkan keterampilan motorik halus, koordinasi tangan-mata dan kelenturan otot-otot mereka.
  • Bahasa, matematika, sains dan kreativitas, anak-anak belajar dengan menyentuh, mengecap, merasakan, mencium, mengamati, membaca dan mendengarkan, menghitung bahan yang digunakan. Selain itu anak juga bisa mengembangkan kreativitas melalui berkreasi melalui bahan-bahan masak, seperti memotong sayur dengan kreasi hewan, bunga ataupun membentuk adonan sesuai imajinasinya mereka masing-masing, menggunakan takaran bahan masakan sesuai sesuai imajinasi anak saat memasak bersama orang tua.. Artinya pada kesempatan ini anak dapat bereksplorasi melalui bahan2 tersebut sehingga mampu menciptakan hal yg baru untuk mendukung kemampuan kreativitasnya.
  • Membentuk kue sesuai dengan idenya, Memberikan kesempatan menata alat/bahan sesuai dengan kreativitasnya. Oleh karena itu dapur menjadi lingkungan yang baik untuk belajar bagi anak. Ketika anak di dapur mereka melibatkan berbagai indra.
  • Memasak memberikan kesempatan bagi anak untuk membantu perkembangan bahasa yaitu ketika anak berbicara dan mendeskripsikan apa yang dilakukan dapat membuat anak-anak mengenal kata-kata dan istilah baru. Seiring bertambahnya usia anak-anak, mereka dapat menjelaskan kepada orang tua apa yang mereka lakukan, apa yang mereka lihat, cium dan rasakan, dll. Setelah membaca, mereka dapat melatih keterampilan dengan membaca resep. Bahkan tidak menutup kemungkinan mereka dapat membuat resep sendiri.
  • Menghitung (tiga sendok), pengenalan angka, (membaca angka pada timbangan), bahasa matematika (lebih dari, lebih besar, lebih kecil), perkalian (menggandakan resep) menimbang (timbangan) dan pecahan (1/4, 1/2 gelas ) merupakan bagian dari keterampilan matematika yang dapat dikembangkan dalam memasak.
  • Dapur menjadi seperti Laboratorium Sains mini bagi anak. Anak-anak dapat melihat bahan berubah warna, tekstur dan bentuk (cairan, padatan, gas) dan mereka dapat membuat prediksi dan pengamatan misalnya apa yang terjadi jikamenggunakan terlalu banyak/sedikit air, garam atau bahan-bahan lainnya, suhu yang salah, dll. Anak-anak dapat mengekspresikan kreativitasnya melalui pengembangan resep dan penyajian makanan.

Baca juga :

Mengenalkan Anak Usia Dini pada Konsep Pengukuran

Pengasuhan yang Positif untuk Perkembangan Anak

Yassaroh, Anak Tukang Siomay itu Kini Kuliah S3 di Belanda (Bag 1).

Bahlil Lahadalia, Jadi Pengusaha Melalui Ajaran Orang Tua (Bag 1).

 

Membangun Hubungan
Dapur adalah tempat yang tepat bagi orang tua untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama anak. Hal Ini berarti dapur menjadi tempat untuk berbicara tentang tentang apapun dengan anak, kita juga bias menggali pengetahuan, empati dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dapur ini juga merupakan lingkungan yang bagus bagi seluruh anggota keluarga untuk bekerja sama dan berkomunikasi, membangun kelekatan hubungan yang lebih kuat.

 

Membangun Percaya Diri

Dapur dapat menjadi tempat untuk menumbuhkan kepercayaan diri anak. Melibatkan anak-anak memasak memberikan banyak kesempatan untuk mendorong dan mengapresiasi aktivitas mereka. Anak-anak merasa sangat bangga ketika mereka merasa telah berhasil menyiapkan hidangan untuk diri mereka sendiri atau keluarga mereka.

Penulis  : IfinaTrimuliana
Editor    : Yanuar Jatnika
Kurator  : Dona Paramitha

Referensi
Healthy little fodies.2019.The Benefits of Cooking with Kids.https://www.healthylittlefoodies.com/the-benefits-of-cooking-with-kids/

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar