Contoh Kegiatan untuk Mengembangkan Kemampuan Klasifikasi/Pengelompokkan pada Anak

AnggunPaud—ayah bunda dan sobat paud, ada banyak kemampuan matematika yang harus kita kembangkan pada anak. Pernah tidak mendengar kemampuan klasifikasi atau mengelompokkan pada anak? Di bawah ini akan kita bahas tentang kemampuan tersebut. Kemampuan klasifikasi pada anak usia dini yaitu bagian dari kemampuan matematika yang melibatkan anak untuk menemukan hal-hal yang sama dan mengelompokkannya berdasarkan sifat, jenis atau atribut tertentu. Misalnya, mengelompokkan tanaman berdasarkan jenis, fungsi ataupun bentuknya.  Berbagai kegiatan  dapat dilakukan oleh orang tua dan guru untuk mengembangkan kemampuan ini seperti menyortir adalah dengan memilah mainan, dedaunan, batu atau benda-benda serupa lainnya ke dalam kelompok “besar / kecil, panjang / pendek, atau warna yang serupa” Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa contoh kegiatan yang dapat dilakukan oleh orang tua dan guru untuk mengembangkan kemampuan klasifikasi pada anak:

 

  1. Mintalah Anak-Anak Menyortir dan Mengelompokkan Objek di Saat Bermain

Ketika anak ingin bermain balok guru dapat memberikan sekelompok balok yang bervariasi dalam warna, ukuran, atau bentuk. Mulailah dengan kegiatan sederhana yang mengharuskan anak untuk mengurutkan objek menjadi dua kelompok menggunakan satu warna, ukuran, atau bentuk. Misalnya, jika menggunakan warna, berikan sekelompok balok hanya dalam dua warna (merah dan biru), minta anak untuk mengelompokkan balok dengan warna tersebut. selain itu dengan menggunakan berbagai ukuran, minta anak mengelompokkan balok berdasarkan ukuran dari yang terbesar ke yang terkecil.  

2.     Gunakan media yang menarik dan bervariasi Media yang menarik dan bervariasi akan mendorong anak untuk semakin aktif dan terlibat dalam suatu pembelajaran. Misalnya: -        Sediakan berbagai kartu bergambar (gambar binatang), kemudian minta anak untuk memilih dan mengelompokkan binatang tersebut berdasarkan makanan, tempat hidup, warna ataupun ukuran.-        Gunakan papan geometri, minta anak untuk mengelompokkan papan dengan cara “segitiga sama segitiga”, “ persegi sama persegi” dan lain-lain.-        dengan menggunakan bahan alam atau bahan-bahan di sekitar kita. Saat anak dilibatkan dalam rutinitas di rumah sehari-hari, misalnya kegiatan mencuci piring; minta anak mengelompokkan atau meletakkan piring, sendok dan gelas sesuai tempatnya. 

  1. Membiasakan Anak Meletakkan Suatu Benda Berdasrkan Kelompoknya dalam Kehidupan Sehari-hari

Pembiasaan merupakan salah satu hal dapat mendorong anak untuk memiliki kemampuan klasifikasi. Misalnya guru selalu membiasakan anak untuk meletakkan alat bermain setelah digunakan berdasarkan jenis, ukuran dan warna. Begitupun dengan orang tua di rumah yang membiasakan anak untuk meletakkan benda-benda milik anak berdasarkan fungsinya. Contoh meletakkan perlengkapan sekolah pada rak paling atas dan meletakkan mainannya pada rak paling bawah.

 

               Dengan demikian kemampuan klasfikasi anak dapat dikembangkan melalui kehidupan sehari-hari anak. Orang tua di rumah juga dapat mendorong kemampuan klasifikasi dengan memanfaatkan barang-barang rumah tangga dan gambar benda-benda yang sudah dikenalana. Misalnya  mengelompkkkan buah / sayuran, makanan / minuman ataupun benda-benda yang ada di dalam dan di luar rumah. Ifina Trimuliana

 

 

Referensi

https://www.designastudy.com/developing-classification-skills-in-young-children/

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar