Tips Menstimulasi Perkembangan Motorik Anak Usia 5-6 Tahun

AnggunPaud- Perkembangan motorik merupakan aspek perkembangan penting yang harus distimulasi pada anak, karena aspek ini akan menentukan keterampilan anak dalam bergerak dan melakukan aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan ini meliputi pertumbuhan dan penguatan tulang, otot, dan kemampuan anak untuk bergerak dan menyentuh sekitarnya.

Perkembangan motorik anak terbagi dalam dua kategori: motorik halus dan motorik kasar.   Keterampilan motorik halus mengacu pada gerakan kecil di tangan, pergelangan tangan, jari, kaki, jari kaki, bibir dan lidah. Terampil motorik halus berarti anak mampu mengontrol objek-objek yang melibatkan koordinasi mata-kaki dan mata-tangan. Keterampilan motorik kasar melibatkan perkembangan otot. Keterampilan motorik kasar meliputi keterampilan gerak lokomotor dan non lokomotor, manipulatif. Pada bayi, misalnya, mengangkat kepala, duduk dan merangkak, dan akhirnya berjalan, berlari dan melompat.   Orang tua dan pengasuh dapat membantu mengembangkan keterampilan motorik anak mengenali ciri dan  urutan perkembangannya secara umumnya. Dimulai dari tubuh bagian dalam, termasuk kepala, leher, lengan dan kaki, dan kemudian bergerak ke tubuh bagian luar, seperti tangan, kaki, jari tangan dan kaki. Namun, penting untuk diingat bahwa setiap anak berkembang secara berbeda sesuai dengan usia dan tahap perkembangannya. Berikut adalah ide untuk mendorong perkembangan motorik sesuai dengan usia perkembangan 5-6 tahun:

Motorik  kasar

- Saat berada di luar ruangan, ajak anak berlari, melompat, memanjat dan melatih keseimbangan melalui permainan atau permainan tradisional (permainan tradisional engklek, engrang, gobak sodor, dan lain-lain)

- Lempar bola di halaman rumah

- Minta anak Anda membantu pekerjaan rumah tangga sederhana. 

Motorik halus

-  Merangkai manik-manik, memotong dengan gunting, mengancingkan baju atau mengikat tali sepatu

-  Berikan krayon, spidol, dan berbagai alat atau bahan permainan untuk anak agar anak dapat melatih otot-otot jarinya

-  Lakukan proyek seni dan kerajinan menggunakan pasir, tanah liat, playdough, gunting, dan manik-manik kecil pada seutas tali.

-  Bermain puzlle

(Ifina Trimuliana) .

Referensi https://www.google.com/search?q=google+translate&oq=google+translate&aqs=chrome..69i57j0l7.4979j0j7&sourceid=chrome&ie=UTF-8https://childcare.extension.org/supporting-both-large-motor-and-small-motor-development-in-child-care/

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar