Memaksimalkan Pengasuhan Anak di Bulan Ramadhan

AnggunPaud - Anak-anak adalah peniru ulung. Mereka akan menirukan hal-hal yang menarik perhatian dan rasa penasarannya. Maka tak heran jika banyak orang berkata, bila ingin melihat dan mengetahui bagaimana sifat anda maka lihatlah anak anda.

Memasuki bulan Ramadhan sebagai bulan penuh berkah, banyak orang tua, khususnya perempuan menghadapi tantangan lebih besar karena di saat bersamaan harus menjalankan ibadah puasa, melaksanakan tugas pengasuhan anak sekaligus pekerjaan domestik, tanpa memandang status apakah pekerja kantoran ataukah ibu rumah tangga.

Pada akhirnya, menyandang tugas baik sebagai ibu rumah tangga penuh maupun merangkap pekerja kantoran sekaligus ibu rumah tangga, para perempuan harus menjadi teladan bagi anak-anak yang belum berpuasa ataupun berpuasa setengah hari. Mengurus anak tidak membutuhkan suatu keahlian khusus, tetapi bisa jadi suatu tantangan bagi beberapa orang tua. Ditambah lagi dengan tibanya Bulan Ramadhan di tengah-tengah kita, tidak sedikit dari anda yang harus membagi kesibukan antara bekerja, memperhatikan kebutuhan buah hati dan menambah porsi ibadah di sela-sela kesibukan .

Lalu bagaimana cara menyikapi hal tersebut di Bulan Ramadhan ini? Siapa sangka bahwa menjalankan kesibukan sembari mengurus anak anda pada bulan Ramadhan bisa jadi hal yang melelahkan tetapi juga menyenangkan. Selain membutuhkan perhatian sepenuhnya dari anda, anak-anak anda mungkin belum memahami apa itu berpuasa pada Bulan Ramadan. Hal tersebut dapat menjadi momen yang tepat bagi anda untuk semakin mengeratkan hubungan dengan buah hati anda.

Berikut beberapa tips untuk membuat hari-hari yang terasa panjang di bulan puasa sembari mengurus anak anda menjadi lebih bermanfaat dan menyenangkan:

Persiapkan hidangan anda

Kehadiran buah hati memang dapat menambah pekerjaan anda sebagai orang tua, apalagi di bulan Ramadhan. Perlu diingat bahwa anak anda tetap membutuhkan asupan sarapan dan makan siang. Jadi, tidak hanya mempersiapkan makanan untuk berbuka puasa dan sahur, anda harus mempersiapkan dua set makananan lagi untuk anak anda.

Mempersiapkan hidangan makanan ketika berpuasa sangat penting apalagi ketika anda memiliki anak yang masih kecil. Anda dapat mempersiapkan makanan untuk mereka di hari sebelumnya ketika anda memasak untuk makanan berbuka puasa agar anda dapat menghindari memasak dua kali sehari .

Ketika cuaca panas melanda, anak anda cenderung akan menjadi lebih pemilih terhadap makanan karena selera makan mereka menurun dan mereka menjadi lebih mudah haus. Jangan habiskan waktu anda untuk membuat anak anda menghabiskan makanan mereka dengan cara mempersiapkan makanan yang dapat mereka pilih dan makan sendiri. Beberapa contoh pilihan makanan sehat, antara lain: stik wortel dan timun, sayur sop dengan potongan bakso, roti isi, mie sehat, ayam panggang dan potongan buah-buah segar.

Biarkan mereka terlibat

Bulan Ramadhan adalah saat yang tepat untuk membuat anak anda terlibat secara langsung dalam tradisi dan kebiasaan di keluarga anda. Bunda dapat mulai mengajarkan secara praktis kepada anak-anak yang sudah memasuki usia batita dan balita tentang apa itu berpuasa. Secara bertahap, buat anak anda memahami dengan perubahan rutinitas di rumah anda dan menyadari bahwa orang tua mereka tidak makan sepanjang hari. Dengan mengajarkan mereka tentang pentingnya berpuasa pada Bulan Ramadhan sejak dini, perasaan bangga dan cinta pada bulan Ramadhan dapat tertanam di benak anak-anak, bahkan mungkin mereka bisa saja ingin mulai mencoba ikut dalam tradisi dan perayaan yang berlangsung. Ketika anak merasakan koneksi yang kuat dengan trdisi-tradisi tersebut, hal tersebut dapat menambah rasa percaya diri dan perasaan memiliki mereka.

Buatlah anak anda terlibat sejak awal dengan mengajak mereka ikut sholat tarawih, mintalah bantuan mereka dalam mempersiapkan takjil dan hidangan berbuka puasa, atau mendekorasi rumah bersama dengan anda.

Semua momen menjadi istimewa

Tidak dapat dipungkiri bahwa ketika berpuasa, kita seringkali mengalami banyak godaan, seperti cepat merasa lapar dan haus. Tetapi jika kita hanya bermalas-malasan di rumah dan mengeluh sepanjang waktu karena merasa lelah dan lapar, anak anda akan tumbuh besar dengan memiliki asosiasi yang negatif dengan hal berpuasa. Jika tidak memungkinkan bagi anda untuk berpergian keluar rumah terlalu sering selama Bulan Ramadhan, anda dapat melakukan aktivitas lainnya yang dapat membuat momen di Bulan Ramadhan terasa spesial untuk anda dan anak-anak anda, seperti mengatur meja makan anda dengan perabotan makan yang cantik. Meskipun makanan berbuka anda mungkin saja sederhana, meja yang didekorasi dengan cantik akan membuat hidangan tersebut menjadi lebih menimbulkan selera.

Buatlah daftar pencapaian bersama

Buah hati Anda mungkin saja memiliki harapan pribadi yang ingin anda wujudkan di bulan Ramadhan ini. Selain mewujudkan harapan tersebut, cobalah buat daftar aktivitas-aktivitas sederhana yang dapat anda wujudkan bersama anak anda. Isi daftar tersebut dengan beberapa aktivitas, seperti membuat dan menghias kue yang untuk kerabat dekat, membuat prakarya untuk kemudian diberikan kepada nenek dan kakek, merapikan rak sepatu, bersikap ramah kepada tetangga, dan hal-hal lainnya.

Ajarkan buah hati tentang pentingnya beramal Bulan apa lagi yang lebih baik untuk belajar tentang kebaikan daripada bulan Ramadhan? Secara natural, balita memiliki sifat egois dan selalu memiliki cara mereka sendiri untuk mendapatkan sesuatu sehingga bulan Ramadhan adalah saat yang tepat untuk mengajarkan mereka nilai dari berbagi kepada sesama. Berikan dorongan kepada mereka untuk memasukan uang ke dalam kotak amal ketika anda berkunjung ke masjid untuk melakukan ibadah tarawih, atau ajak mereka untu mendonasikan mainan-mainan yang sudah tidak terpakai. Hias rumah anda Dekorasi seperti balon dan lampu-lampu adalah hal-hal yang disukai oleh anak-anak. Anda tidak perlu menghabiskan banyak biaya untuk mendekorasi rumah anda, karena anda dapat membuatnya bersama anak anda. Ambilah momen ngabuburit sebagai waktu anda dengan anak anda untuk membuat sendiri dekorasi untuk menghias rumah anda. Gantung lampu warna-warni di kamar anak-anak anda, ganti warna sarung bantal di ruang tamu anda dengan warna-warna bernuansa Ramadhan, atau buatlah kalender khusus Ramadhan untuk yang berisi menu-menu hidangan puasa dan menghitung mundur menuju hari Lebaran.

Buat mereka sibuk ketika waktu berbuka puasa

Waktu yang tepat untuk menidurkan anak anda adalah ketika mereka sudah merasa cukup kenyang. Tetapi jika mereka sudah menghabiskan makanan berat dan snack tetapi masih bersikeras untuk terjaga, apalagi ketika anda harus berbuka puasa, siapkanlah kotak bekal untuk si kecil yang berisi makanan berbuka puasa anda dengan porsi yang lebih sedikit. Bahkan anda dapat membiarkan mereka menentukan sendiri kudapan yang mereka inginkan. Ketika anak anda sibuk dengan makanan ringan mereka, anda dapat menyantap makan berbuka puasa anda dengan tenang.

Demikian beberapa tips untuk anda agar bulan Ramadhan ini dapat berjalan dengan penuh kebahagiaan sekaligus menjadi momen yang tidak terlupakan bagi anda dan keluarga. Dengan mengenalkan semarak perayaan Bulan Ramadhan kepada anak anda sejak usia dini, hal tersebut diharapkan dapat menumbuhkan perasaan bangga dan hormat terhadap tradisi dan kepercayaan yang sudah ada sejak turun temurun. Ketika anak merasakan koneksi yang kuat dengan hal-hal tersebut, akan tumbuh rasa percaya diri dan rasa memiliki yang kuat dari anak anda.*

*Wiwiet, pemerhati masalah anak

sumber gambar : http://aboutislam.net

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar