Ria Enes Ajak Guru dan Orang Tua Berkolaborasi Bangun Kebiasaan Mendongeng Bersama di Sekolah

PAUDPEDIA - Kak Ria Enes yang dikenal selalu bersama boneka kesayangannya Susan menegaskan bahwa mendongeng itu memiliki keistimewaan khususnya bagi anak-anak PAUD. Karena melalui dongeng dapat mengasah kecerdasan majemuk (multiple intelligence), linguistik, intrapersonal, musikal, natural, bodily, dan logika. Hal tersebut akan menjadi motivasi, inspirasi dan bahkan mengubah hidup kita.

 Hal itu disampaikan Ria Enes ketika memberikan tips mendongeng serta kiat mendidik anak usia dini dengàn mendongeng. "Ditengah pandemi ini saya berharap selama kegiatan lebih banyak dilakukan dari rumah secara online, orangtua dan guru dapat berkolaborasi dan bersinergi membuat ide cerita untuk anak secara menarik," ujarnya dalam Pekan Dongeng yang diselenggarakan Direktorat GTK PAUD Kemdikbud di Jakarta.

Meski sudah berkarya selama 22 tahun, Ria Enes tetap setia membawa boneka Susan dalam setiap penampilannya. Dia beralasan, seni ventriloquist bila dipadu dengan mendongeng bisa sangat efektif dalam mendidik anak. Alasannya, mereka seperti bermain dengan rekan sebaya sehingga materi bisa lebih mudah diterima.

Direktur Pembelajaran Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Santi Ambarrukmi menyampaikan bahwa Direktorat GTK PAUD, Kemendikbudristek mengadakan beragam aktivitas yang dikemas dalam konsep belajar sambil bermain yang membuat anak merasa senang, nyaman dan tidak membosankan.  Salah satunya kegiatan pekan webinar bertajuk Gebyar Dongeng. Acara yang menghadirkan komunitas pendongeng dan pegiat pendidikan anak ini akan diisi dengan saling berbagi ilmu dan praktik baik dalam mendongeng.

“Setiap hari selama satu pekan akan ada topik dengan narasumber yang berbeda, diawali dengan judul pertama yaitu Bhinneka Tunggal Ika. Di samping kita ingin memberikan dorongan peningkatan kompetensi tidak hanya untuk guru (PAUD) tetapi juga untuk orang tua bagaimana keterampilan mendongeng yang baik saat ini serta merespon Ibu Franka Makarim agar setiap anak berkesempatan mendengarkan cerita dongeng,” jelas Santi ketika membuka Pekan Dongeng secara webinar Hari ke tiga di Jakarta, Rabu.

Santi juga menginformasikan bahwa webinar Gebyar Dongeng berlangsung selama 5 (lima) hari dari tanggal 26 hingga 30 Juli 2021. Kegiatan ini tidak hanya menyasar kepada pendidik PAUD melainkan juga orang tua dan siswa. Sebab, mendongeng erat kaitannya dengan penguatan karakter yang baik pada anak dan kemampuan ini seyogyanya dimiliki oleh banyak lapisan masyarakat.

Mengomentari acara mendongeng pada Panggung Anak Indonesia Merdeka, Pengawas Taman Kanak-kanak (TK) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Sri Nurhayati mengungkapkan kegembiraannya dapat melihat istri dari Mendikbudristek membacakan cerita dongeng untuk anak. Ia berharap agar lomba mendongeng dapat diadakan secara berkelanjutan baik dari tingkat kecamatan, kabupaten maupun kota di Indonesia.

“Dongeng itu sangat bagus buat anak, melalui dongeng kita dapat mengajarkan sikap perilaku yang baik kepada anak-anak kita serta dapat menanamkan nilai budaya kita,” ucapnya.

 

Penulis : Eko

 

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar