Bantuan Ruang Kelas Baru Tersalurkan ke 169 Lembaga PAUD Tahun 2020

PAUDPEDIA – Situasi pandemi covid-19 saat ini berdampak pada berbagai sektor yang berhubungan dengan mobilitas masyarakat sehari-hari. Salah satunya sektor pedidikan yang tentunya sangat berpengaruh pada menurunya minat belajar anak, karena sekolah yang menjadi sarana belajar dan mengajar tidak dapat dipergunakan selama pandemi. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) memiliki tugas dan fungsi di bidang pendidikan mengeluarkan kebijakan dalam mengantisipasi kondisi pandemi untuk mendorong proses belajar mengajar tetap berjalan, dan tetap melaksanakan program-program lain yang telah direncanakan sebelumnya.

Kemendikbudristek melalui Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di tahun 2020 telah menyalurkan berbagai bantuan yang mendukung pembelajaran, operasional peserta didik, kemitraan dan peningkatan kualitas layanan. Salah satu bantuan yang di salurkan adalah pembangunan ruang kelas baru (RKB) PAUD sebagai upaya dalam mendukung kualitas layanan PAUD. Pada tahun anggaran 2020, tercatat 169 lembaga PAUD telah menerima manfaat dari bantuan ini. Jumlah tersebut melampaui target yang dicanangkan sebelumnya yakni 149 lembaga PAUD.

Bantuan ini menjadi penting sebagai upaya dalam memenuhi kebutuhan ruang belajar, dan  meningkatkan mutu layanan berkualitas. “Gambaran umum keadaan ruang kelas dan daya tampung satuan PAUD beberapa daerah di Indonesia masih belum memenuhi harapan. Terutama satuan PAUD yang berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T),” papar Nor Ilman Saputra selaku Sub Koordinator Fungsi Sarana dan Prasarana Direktorat PAUD.

Selain itu, Direktorat PAUD juga perlu melakukan langkah strategis dalam penyaluran bantuan ruang kelas baru (RKB) PAUD dengan mengidentifikasi berdasarkan zona. . Pasalnya, situasi pandemi saat ini menjadi kekhawatiran dalam mengoptimalkan penyaluran bantuan di daerah dengan zona merah dan lokasi satuan PAUD yang berada di daerah 3T. “Strategi kami dalam menyalurkan bantuan yang berada di zona merah, yakni dengan memproses usulan/permohonan yang telah memenuhi kriteria/ketentuan dalam pedoman bantuan, dan mengundang pengusul bantuan  untuk hadir dalam jaringan (daring) melalui aplikasi Zoom untuk melakukan verifikasi dokumen/berkas dan meminta pengusul bantuan untuk mendokumentasikan kondisi lingkungan lembaga yang di usulkan,” tambahnya.

Bagi pengusul bantuan yang berasal dari daerah 3T dan kurang stabil jaringan internetnya, maka pengusul bantuan diminta untuk mengirimkan dokumentasi berupa video dan foto yang disertai geotagging atau GPS lokasi. Sedangkan  pengusul bantuan yang berada di zona hijau dan zona kuning, verifikasi dilaksanakan secara tatap muka atau kunjungan ke lapangan dengan protokol kesehatan.

Secara umum bantuan RKB PAUD memiliki tiga tujuan utama. Pertama untuk memenuhi ruang kebutuhan belajar di satuan penyelenggara program PAUD. Kedua untuk menambah daya tampung ruang belajar program layanan PAUD. Serta ketiga untuk meningkatkan layanan dan mutu pembelajaran PAUD.

Penyaluran bantuan pembangunan RKB merupakan program yang masuk pada Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) ketiga Direktorat PAUD yakni Jumlah Kab/Kota dengan Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD di atas 53,10 persen. IKK tersebut merupakan tujuh dari sembilan yang dimasukkan dalam perjanjian kinerja Direktorat PAUD 2020.

Penulis : Hammam Izzuddin

Foto     : Sarana dan Prasarana Direktorat PAUD

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar