Pelantikan Bunda PAUD Kota Palu, Investasi di Hilir di Jenjang PAUD Belum Dipahami Secara Tepat

PAUDPEDIA - Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Dr Muhammad Hasbi menegaskan bahwa Investasi dijenjang PAUD merupakan Investasi di hilir bukan di hulu yang akan memberikan manfaat besar dalam membentuk pondasi kuat dalam melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dimasa depan disetiap Kabupaten/Kota di Indonesia. Karena itu diharapkan pengambil keputusan dapat memahami hal ini agar kesadaran untuk memberikan layanan, perhatian serta komitmen  kepada PAUD lebih ditingkatkan lagi.

Demikian dikatakan Direktur PAUD dalam kunjungan kerja ke Kota Palu, Senin (14/6)  yang menyaksikan Pengukuhan Bunda PAUD Kota Palu, Diah Puspita, A.Md, Bunda PAUD Kecamatan se Kota Palu dan Penguatan Layanan PAUD Berkualitas Pokja PAUD. Pengukuhan Bunda PAUD Kota dilakukan  Wakil Bunda PAUD Provinsi Sulawesi Tengah, ibu Hj.Mastura Labalado.

Tampak hadir dalam acara pengukuhan Wali Kota Palu, Hardianto Rasjid yang juga ikut mendampingi Direktur PAUD melakukan kunjungan ke TK Adhyaksa XXII Palu dan TK Negeri Pembina Palu Utara, serta melihat pelaksaan pembangunan Unit Gedung Baru TK Percontohan Yayasan Ajerni Sunusi.

Menurut Direktur PAUD, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan, Kebudayan, Riset dan Teknologi memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kota Palu karena kolaborasi serta sinergi yang baik berhasil membangun ratusan ruang kelas darurat bantuan pemerintah pusat dan juga beberapa tenda darut dari pemerintah Jepang ketika gempa terjadi yang merusak ratusan sarana serta prasarana pendidikan.

"Saya mencatat delapan kali saya bolak balik ditugaskan oleh Kementerian untuk memastikan agar kegiatan pembelajaran segera pulih dan pendidikan kembali berjalan," ujar Muhammad Hasbi.

Direktorat PAUD juga memberikan apresiasi kepada Bunda PAUD Kota Palu yang sangat antusias untuk melaksanakan layanan program PAUD secara tepat. "Kami mencatat sebanyak dua kali Bunda PAUD Kota Palu melakukan audensi serta berkonsultasi terkait pelaksanaan dan pengembangan PAUD kepada kami di Jakarta," ujarnya.

Terkait persiapan pelaksaan PTM Terbatas pada tahun ajaran baru 2021-2022, Direktur PAUD meminta agar Wali Kota Palu serta pemerintah daerah Kabupaten/Kota segera memprioritaskan pemberian vaksinasi Covid-19 bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Karena salah satu prasarat PTM Terbatas pada tahun ajaran baru 2021-2022 yang akan dilaksanakan serentak dalam waktu kurang dari 30 hari mensyaratkan pelaksanaan PTM Terbatas dapat dilakukan jika vaksinasi sudah diperoleh guru dan tenaga kependidikan.

Kepada Bunda PAUD Kota Palu, Bunda PAUD Kecamatan serta Pokja Bunda PAUD, diingatkan agar program pemerintah untuk menurunkan angka stunting atau gagal tumbuh (kerdil) pada anak yang menjadi amanat Presiden Joko Widodo Menjadi sebesar 14 persen menjadi agenda kerja utama dapat terealisasi.

 

Penulis : Eko

 

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar