Kebutuhan Gizi Seimbang pada Anak

PAUDPEDIA—Ayah, Bunda, dan Sobat PAUD, gizi tidak hanya mempengaruhi tinggi dan pendek serta gemuk dan kurusnya seseorang, tetapi juga mempengaruhi banyak aspek kesehatan lainnya. Gizi adalah zat-zat pembangun tubuh manusia dalam rangka mempertahankan dan memperbaiki jaringan-jaringan agar fungsi tubuh dapat berjalan sebagaimana mestinya Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat-zat gizi dengan jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip/pilar gizi seimbang. Makanan bergizi dan beraneka ragam tidak selalu mahal ya.

Manfaat Gizi Seimbang bagi Anak

  • Tubuh menjadi lebih sehat.
  • Fisik menjadi lebih aktif dan kuat.
  • Semangat dalam beraktivitas.

Faktor-faktor yang memengaruhi gizi seimbang

Faktor primer, apabila susunan makanan anak tidak sesuai dalam kualitas maupun kuantitasnya. Akibat dari kurangnya penyediaan pangan, kemiskinan, ketidaktahuan, kebiasaan makan yang salah dan sebagainya.

Faktor sekunder, meliputi semua faktor yang menyebabkan zat-zat gizi tidak sampai ke sel-sel tubuh setelah makanan dikonsumsi.

Kebutuhan Zat Gizi Anak

  1. Kebutuhan Karbohidrat

            Karbohidrat ada yang mudah dicerna dan diserap tubuh dikenal dengan nama karbohidrat sederhana , misalnya :gula, sirup, minuman bersoda. Sementara Karbohidrat yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna antara lain buah-buahan, sayur, kacang- kacangan dan biji-bijian. Karbohidrat ini dikenal dengan nama karbohidrat kompleks.

  1. Kebutuhan Lemak

Lemak berguna sebagai salah satu zat pembentuk energi tubuh. Lemak dapat berasal dari minyak goreng, daging, margarin, dan sebagainya.

  1. Kebutuhan Protein

Protein selain digunakan untuk proses pertumbuhan anak, juga sebagai cadangan energi jika asupan enegri terbatas atau kurang. Protein hewani adalah protein yang berasal dari hewan atau berbagai olahannya. Misalnya, daging merah, Ikan, telur, susu, keju Protein nabati adalah protein yang berasal dari tanaman atau berbagai olahannya.Misalnya, tahu, tempe, kacang kedelai.

  1. Kebutuhan Vitamin dan Mineral

Anak usia dini membutuhkan vitamin dan mineral dalam jumlah yang cukup karena sangat berhubungan dengan proses pertumbuhannya. Vitamin dapat mengatur metabolisme tubuh. Kekurangan vitamin dapat membuat tubuh kurang bertenaga dan mudah terserang penyakit.

  1. Mineral

Mineral adalah zat anorganik yang walaupun dalam jumlah sedikit, namun sangat penting manfaatnya dalam berbagai proses metabolisme di dalam tubuh. Akibat kekurangan mineral antara lain bisa membuat anak sering pusing dan mudah lelah.

Apa yang Terjadi bila anak tidak mendapatkan gizi seimbang?

  1. Gagal Tumbuh (Stunting), terjadi akibat kekurangan gizi kronis pada anak usia balita terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan.
  2. Kurus, berkaitan dengan kekurangan zat gizi akut pada suatu periode waktu tertentu yang mengakibatkan tubuh mengambil cadangan energi yang tersimpan. Kekurangan gizi ditandai dengan lambatnya pertumbuhan tubuh, rendahnya daya tahan tubuh, kurangnya tingkat kecerdasan, dan rendahnya produktivitas.
  3. Obesitas, akibat gizi tidak seimbang juga mengakibatkan anak menderita obesitas. Mengapa? Karena mereka makan berlebihan dari yang diharuskan. Akibatnya terjadi penimbunan lemak.

 

Penulis  : Ifina Trimuliana M.Pd

Foto       : Alex Green/Pexels

Referensi

Baku saku Anak Usia Dini Sehat Itu Keren. 2020. Direktorat PAUD Kemdikbud

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar