Kiat Mendampingi Penggunaan Internet Anak

PAUDPEDIA – Ayah, Bunda, dan Sobat PAUD, internet kini sudah digunakan semua kalangan.  Meski memiliki banyak manfaat, apakah Ayah dan Bunda tahu bahwa internet bisa berdampak buruk bagi anak? Penggunaan internet yang tidak diawasi dapat membuat anak kecanduan, melihat kekerasan, dan  terpapar berbagai konten lain yang tidak sesuai usianya, Kita tentu ingin menghindari dampak tesebut, apalagi perkembangan teknologi dan fasilitas gawai membuat anak usia dini semakin mudah mengakses internet.

Baca juga :

Akademi Pediatri Amerika (APA) merekomendasikan untuk menghindarkan penggunaan gawai dan internet pada anak di bawah dua tahun meski untuk kebutuhan edukasi. Pada penelitian APA,  sebelum usia dua tahun anak masih mengembangkan kemampuan dasar kognitif, bahasa, dan sosial emosional yang membutuhkan interaksi sosial langsung dengan orang tua atau pengasuh terpercaya.

Setelah anak beranjak dari usia dua tahun ke atas dan mulai berselancar di internet,  mereka tetap membutuhkan pendampingan dari Ayah dan Bunda. Berikut langkah-langkah agar penggunaan internet tidak berdampak buruk bagi anak:

Gunakan aplikasi yang ramah anak, salah satu risiko penggunaan internet bagi anak adalah potensi terpapar tayangan yang tidak sesuai usianya. Hal ini dapat dicegah dengan menggunakan aplikasi yang memiliki pembatasan usia pada konten-kontennya. Contoh : ketika membuka Youtube, pastikan dengan aplikasi Youtube Kids.

Temani anak saat berselancar di internet, anak masih membutuhkan arahan dan pengawasan saat mengakses internet.  Tentu Ayah dan Bunda tak ingin anak melihat konten berisi unsur kekerasan, konten dewasa bahkan radikalisme. Maka pastikan kita selalu mendampingi dan  dorong anak bercerita berikan penjelasan ketika anak menemukan konten yang membuatnya bingung. Kemudian batasi durasi berinternet anak agar tetap bisa beraktivitas fisik.

Ditjen Aptika Kominfo merilis rekomendasi durasi berinternet anak sebagai berikut :

  • Usia 0-1,5 Tahun : Hindari penggunaan internet dan gawai kecuali video call dengan kerabat dekat.
  • Usia 1,5-2 Tahun : Hanya program berkualitas dan edukatif serta didampingi
  • Usia 2-5 Tahun    : 1 jam perhari dengan pendampingan
  • Usia 6 tahun ke atas : Tentukan batas waktu konsisten dan jenis media yang digunakan.

Beri tahu mana konten yang baik dan buruk, sesuai dan tidak sesuai, anak usia dini belum memahami mana konten baik dan buruk bagi mereka. Maka tugas Ayah, Bunda, dan Sobat PAUD adalah memberikan pemahaman mana konten yang baik dan buruk dengan alasan sederhana serta mudah dipahami. Batasi anak agar hanya mengakses informasi dari sumber yang terpercaya dan sesuai usianya. Serta utamakan agar anak usia dini mengakses internet untuk kebutuhan edukasi.

Memberikan contoh penggunaan internet yang tepat, anak memiliki kecenderungan untuk menirukan apa yang ia lihat. Ayah dan bunda dapat menggiring anak untuk memahami manfaat positif dari internet, misalnya mencari dan menonton cerita atau film yang sarat dengan karakter baik dan pesan moral, mencari informasi sesuai dengan minat anak, mengenalkan anak dengan fenomena yang terjadi baik yang sering ditemui anak atau dari belahan dunia lainnya.

Penulis : Hammam Izzuddin

Kurator : Dona Paramita, S.Psi, M.Pd

Foto      : Awang

Referensi

Reid Chassiakos, Y. (Linda), Radesky, J., Christakis, D., Moreno, M. A., & Cross, C. (2016). Children and Adolescents and Digital Media. Pediatrics, 138(5), e20162593. doi:10.1542/peds.2016-2593 

(2011). Media Use by Children Younger Than 2 Years. PEDIATRICS, 128(5), 1040–1045. doi:10.1542/peds.2011-1753 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar