Metode Total Physical Respon (TPR) untuk Mengembangkan Aspek Bahasa Anak

PAUDPEDIA—Ayah, Bunda dan Sobat PAUD, kita harus menyadari bahwa anak usia dini perlu bergerak, mereka perlu mendapat kesempatan untuk aktif. Oleh karena itu ia membutuhkan pembelajaran aktif dan nyata. Begitu pula pembelajaran untuk menstimulasi aspek bahasa. Selama pembelajaran mereka membutuhkan aktivitas menyenangkan yang melibatkan aktivitas fisik.  

Metode Total Physical Response (TPR) adalah salah satu metode yang dapat Sobat PAUD lakukan bersama anak. TPR yaitu metode menstimulasi bahasa yang dikembangkan oleh James Asher, seorang profesor psikologi di San Jose State University dengan ciri: pembelajaran dilakukan melalui ucapan dan aktivitas fisik pada saat bersamaan.  Saat pembelajaran, anak mendengarkan apa yang diucapkan guru, kemudian melakukan gerakan sesuai dengan ucapan tersebut.  Sobat PAUD juga perlu mengetahui bahwa metode ini terdiri dari beberapa tahap,yaitu: 

Pertama, guru bertindak sebagai model yang memperagakan gerakan, artinya guru perlu mencontohkan terlebih dahulu sebelum anak melakukan gerakan tersebut. Contoh: guru mengucapkan “kelinci melompat, sambil memperagakan gerakannya”

Kedua, anak  mempraktekkan gerakan tanpa dicontohkan terlebih dahulu. Contoh: guru mengucapkan “burung terbang”, lalu anak merespon dengan memperagakan burung terbang tanpa dicontohkan oleh guru.

 Metode TPR ini membutuhkan peran serta guru agar dapat bermakna bagi perkembangan anak. Adapun peran guru tersebut adalah sebagai berikut:

Merencanakan, guru berperan memberi petunjuk, dan mengatur alur permainan, kemudian anak menanggapi petunjuk tersebut.

Memberikan umpan balik,  menanggapi secara positif  gerakan yang benar, hal ini dapat memperkuat pembelajaran. TPR akan lebih efektif jika diikuti dengan permainan, lagu, cerita, atau demonstrasi.

Dorong anak-anak untuk mengenali dan menanggapi petunjuk dan gerakan sederhana, seperti; mengangkat tangan, berdiri, duduk, melambaikan tangan, dan sebagainya.

Lakukan dengan menggunakan bahasa sederhana, yaitu ucapkan kata-kata yang dapat pahami dan ditiru oleh anak-anak, misalnya: kelinci, kucing, besar, kecil, duduk, berdiri, dan kosa kata lainnya yang mudah dipahami oleh anak. Biasanya mereka suka tema, binatang, kendaraan, kondisi cuaca, dan sejenisnya. 

 

Penulis   : Ifina Trimuliana, M. Pd 

Gambar  : Awang

Referensi

Sühendan. 2013. Using Total Physical Response Method in Early Childhood Foreign Language Teaching Environments.

International Journal Procedia - Socialan & Behavioral ScienceAulina. 2017.

Metode Total Physical Response (TPR) Pada Pengajaran Bahasa Inggrissiswa Taman Kanak-Kanak. Jurnal Pendidikan Bahasa

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar