Kiat Mencegah Kekerasan dan Bullying Pada Anak

Paudpedia – Tahukah Ayah, Bunda, dan Sobat PAUD bahwa perilaku kekerasan dan bullying sudah dipelajari sejak seseorang berada di usia dini? Anak-anak memiliki otak yang sangat plastis sehingga dapat dibentuk atau beradaptasi dengan beragam kondisi. Ketika anak berulang kali terpapar perilaku kekerasan, maka emosi, kognisi, dan tindakan mereka secara otomatis akan merekam dan memusat pada perilaku serupa yaitu agresi dan kekerasan.

Meningkatnya tindak kekerasan yang dilakukan oleh anak sudah seharusnya menjadi perhatian serius bagi orang dewasa. Ayah dan Bunda perlu menyediakan lingkungan yang ramah dan bebas kekerasan, mencegah anak-anak melihat kekerasan, bullying di televisi, film, ataupun video games.

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh Ayah, Bunda, dan Sobat Paud dalam mereduksi bullying anak-anak :

  • Perlihatkan foto-foto berbagai ekspresi wajah anak dan orang dewasa. Ajak mereka untuk mengidentifikasi berbagai emosi yang terpancar dari gambar tersebut. Lalu, diskusikan respon yang tepat dan tidak terhadap emosi-emosi tersebut.
  • Ajak anak bermain peran, di saat bermain berikan kesempatan bagi anak untuk merespon berbagai emosi, lalu diskusikan emosi tersebut.
  • Diskusikan kepada anak, konsekuensi logis yang nyata dari tindak pelaku kekerasan.
  • Diskusikan tindak kekerasan secara terbuka. Contoh : bacakan sebuah cerita yang tokohnya terlibat dengan kekerasan, diskusikan bagaimana perasaan korbannya.
  • Beri contoh perilaku tolong menolong dan kerjasama, kesopanan, dan penghargaan kepada orang lain.
  • Beri pemahaman anak metode ‘katakan, hindari, dan laporkan’ untuk merespon kekerasan dan bullying.

1. Katakan   : kuatkan anak anda untuk membela diri secara verbal seperti “Jangan ganggu aku”, atau berikan pemahaman anak agar dapat mempraktikan respon-respon seperti ini dengan suara tenang tetapi tegas.

2. Hindari    : berikan pemahaman anak untuk menghindari tindak kekerasan dan bullying.

3. Laporkan : sebagai langkah terakhir, ajak anak untuk melapor kepada orang tua atau guru jika di sekolah jika terjadi bullying.

 

Penulis     : Rio Kencono M.Ak

Editor        : Ifina Trimuliana M.Pd

Foto          : Awang

 

 

Referensi :

George S. Morisson. 2016. Pendidikan Anak Usia Dini Saat Ini. Jakarta. Pustaka Belajar.

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar