Menyediakan Tempat Bermain Anak Nyaman dan Aman

AnggunPaud - Pada masanya anak-anak harus bermain maka orang tua harus memberikan fasilitas. Alat-alat bermain yang berbentuk mainan beserta tempatnya adalah menjadi urusan orang tua. Mereka memang membutuhkan alat permainan, baik yang dibuat sendiri maupun pabrikan. Namun tidak cukup itu saja, bahwa selain menyediakan peralatan permainan, orang tua juga harus menyiapkan tempat atau wahana yang cukup untuk bermain anak. Ini berkaitan dengan tempat, baik di rumah maupun di luar rumah.

Saat ini, banyak kita temukan anak-anak yang bermain di luar rumah. Tempat bermain anak-anak di desa umumnya di lapangan, taman desa, halaman rumah, kebun rumah, bahkan ada juga yang bermian di tepi sawah atau tepi sungai. Tapi sejalan dengan laju perkembangan pembangunan, banyak sekali tempat bermain anak-anak yang tergusur dan hilang akibat pesatnya pembangunan.

Kita dapat menyaksikan banyaknya lapangan bermain atau taman bermain anak yang telah berubah menjadi bangunan. Bahkan tepi sawah dan sungai, pun kini sudah tak layak lagi untuk bermain. Kita juga sering menyaksikan anak-anak yang terpaksa harus bermain bola di tengah jalan, bermain layang-layang di sepanjang rel, bermain sepeda di dekat jalan yang ramai, bahkan ada pula yang bermain petak umpat di area pemakaman. Ini terjadi akibat sempitnya area atau tempat bermain anak. Dan hingga kini tak ada pengganti tempat bermain anak-anak kecuali di mall dan di kamar dengan peralatan yang sangat tidak menguntungkan bagi anak-anak yakni, gadget. 

Jika kita berkewajiban untuk menyediakan tempat atau arena bermain bagi anak-anak tentu harus menyediakan tempat yang memenuhi persyaratan tertentu. Pertanyaannya tempat yang bagaimanakah yang dianggap representatif bagi anak untuk bermain? Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam menyediakan tempat barmain antara lain;

Pertama, tempat bermain harus memenuhi standar keamanan (security). Tempat bermain anak-anak harus terjaga keamanannya. Aman dari berbagai gangguan baik yang berasal dari alam maupun ancaman manusia maupun makhluk lainnya. Arena permainan anak harus lepas dari ancaman kondisi tempat itu sendiri. Area bermain anak yang berdekatan dengan sungai, jalan raya, rel kereta api, kolam, situ, pabrik, atau rumah sakit, boleh dibilang kurang aman. Ini adalah ancaman dari kondisi sekitarnya yang disebabkan oleh suasana lingkungan sekitarnya.

Jenis ancaman yang berasal dari alam dan lingkungan sekitar memang agak sulit dihindari. Misal, anak-anak yang tinggal di dekat sungai maka memiliki ancaman dari bahayanya sungai itu. demikian pula mereka yang tinggal di dekat telaga, danau, laut, jalan raya atau pabrik. Apalagi pada masa sekarang dimana permukiman penduduk semakin padat. Mereka terpaksa harus menerima kondisi lingkungan biarpun sesungguhnya kurang ramah bagi anak-anak.

Oleh karena hal itu tak bisa kita hindari maka pencegahan dan meminimalisir resiko bagi anak-anak mestinya menjadi tindakan terbaik bagi para orangtua. Ancaman yang berasal dari manusia maksudnya adalah ancaman yang disebabkan oleh faktor manusia. Ancaman yang berupa penculikan, pelecehan seksual, ancaman fisik maupun tekanan psikis lainnya yang dapat menyebabkan anak merasa takut atau trauma umumnya disebabkan oleh manusia. Itu semua merupakan contoh bentuk ancaman yang berasal dari manusia. Sedangkan ancaman yang berasal dari makhluk selain manusia antaranya adalah dari binatang atau tumbuhan.

Tempat bermain yang berada di dekat pohon yang terlalu besar atau rapuh dapat mengancam keselamatan anak-anak. Demikian pula arena permainan yang berdekatan dengan tempat hewan buas juga bukan tempat yang aman. Maka tempat bermain anak hendaknya terhindar dari ancaman ketiga faktor tersebut.

Kedua, tempat bermain hendaknya harus nyaman (comfort). Selain aman, tempat bermain anak hendaknya dapat memberi kenyamanan. Kenyamanan memiliki kecenderungan enak dinikmati dan dirasakan karena suasana yang teduh, sejuk, damai, tenang, dan indah. Taman-taman seringkali membuat suasana terasa nyaman karena disamping indah dengan tumbuhan, juga biasanya tidak terlalu panas. Apalagi jika taman itu terawat dengan baik, tentu akan menimbulkan suasana yang sangat nyaman. Begitu juga tempat lain semacam kebun, atau halaman rumah. Tempat ini pun dapat juga diciptakan untuk bermain dengan suasana yang nyaman pula.

Suasana demikian sangat tepat untuk bermain bagi anak-anak. Oleh karena itu orang tua perlu mempertimbangkan untuk menyediakan atau mencari tempat yang nyaman jika hendak mengajak anak-anak untuk bermain.

Ketiga, tempat bermain anak harus memenuhi syarat kebersihaan (healthy). Sebagaimana sedikit disinggung sebelumnya, bahwa kebersihan tempat bermain anak-anak hendaknya menjadi perhatian yang cukup besar bagi orangtua. Tempat-tempat yang kotor, kumuh, bukan saja tak membuat suasana nyaman, namun juga rawan menyebabkan anak-anak menjadi sakit. Tempat yang berdebu dapat membuat anak-anak alergi dan kotor badannya. Tempat yang terlalu tinggi tingkat polusinya, juga sangat membahayakan dalam hal kesehatan pernafasan anak. Tempat yang bersih bukan berarti harus mewah. Lantai berkeramik tidak menjamin kebersihannya. Tempat yang berlantai tanah pun bisa juga terkategorikan bersih sepanjang ada perawatan yang serius. Oleh karena itu agar anak-anak terjaga kesehatannya maka menciptakan tempat bermain yang bersih menjadi kewajiban orangtua.

Keempat, tempat bermain anak harus terhindar dari bahaya (safety). Telah disinggung sebelumnya bahwa tempat bermain anak harus terhindar dari bahaya atau safety. Beberapa kasus perihal anak-anak yang mengalamai kecelakaan hingga dirinya sakit, cacat bahkan kehilangan nyawanya banyak disebabkan oleh kurang terjaminnya keamanan tempat bermain. Keamanan tempat bermain anak sangat menyokong bagi keselamatan anak-anak. Sebaliknya, tempat-tempat yang membahayakan merupakan penyumbang cukup besar terhadap meningkatnya kasus kecelakaan yang dialami anak-anak.

Lihat saja berbagai berita sepanjang waktu yang lalu. Seorang anak tercebur dalam kolam yang ada di sekitar tempat bermainnya. Berita kasus tenggelamnya anak-anak dalam kubangan atau bekas galian juga sering kali kita dengar. Di tempat lain ada kasus anak yang tergilas mobil orangtuanya. Ada pula yang terjebak di mobil atau terjepit tangga eskalator. Ini semua menunjukkan bahwa ada tempat bermain yang luput dari keamanan. Banyak tempat bermain yang berdekatan dengan tempat yang membahayakan. Ini sangat berbahaya bagi anak.

Oleh karena itu orangtua mesti memiliki kemampuan untuk memilih dan menghindarkan tempat bermain anak dari hal-hal yang membahayakan. Anak-anak hendaknya dihindarkan dari tempat-tempat bermain yang berbahaya. Jika tidak memungkinkan maka pengawasan orangtua haruslah ekstra ketat.

Kelima, tempat bermain diusahakan memiliki suasana yang indah (aesthetic). Masalah estetika atau keindahan memang identik dengan bersih dan sehat. Namun tidak itu saja. Indah lebih dari bersih, melainkan tampak nyaman, enak dipandang, dan mengesankan kenyamanan di jiwa kita. Keindahan dapat diciptakan. Dengan merawat kebersihan maka akan tercipta pula keindahan.

Keindahan lain juga dapat diciptakan dengan cara penataan tempat dan pemberian warna-warni benda, barang yang ada di sekitarnya agar suasana terkesan indah. Keindahan tempat bermain anak menjadi sangat penting karena manusia pada dasarnya suka terhadap keindahan. Termasuk pula anak-anak. Suasana yang indah tentu akan membuat seorang anak akan merasa kerasan berada di sekitarnya. Maka penting orangtua menyediakan tempat yang indah untuk bermain anak-anak.

Keenam, tempat bermain harus mudah dijangkau (flexibility). Mengingat bahwa anak-anak masih memiliki kondisi fisik yang lemah dan terbatas sehingga akses tempat bermain sebaiknya mudah dijangkau atau memiliki kemudahan dalam penggunaannya. Tidak kurang orangtua menyediakan tempat bermain yang nyaman, aman, terhindar dari bahaya, bersih dan indah, namun ternyata tidak mempertimbangkan faktor kemudahannya. Misal, penyediaan alat permainan yang mudah digunakan. Mudah dijangkau, dan tidak membahayakan saat digunakan. Sebab sering kali kita jumpai ada tempat bermain yang sudah memenuhi persyaratan lain namun ternyata susah dimanfaatkan bagi anak-anak. Oleh karena itu hendaknya orangtua menyediakan tempat bermain yang mudah dijangkau dan mudah penggunaannya.

Demikianlah beberapa hal yang perlu diperhatian dalam menyediakan tempat dan fasilitas bermain bagi anak-anak. Semua dilakukan demi keselamatan dan mengantisipasi kemungkinan buruk yang dapat dialami anak saat bermain.

Mudah-mudahan tulisan ini dapat menjadi referensi bagi orangtua maupun pihak yang terkait dalam menyediakan tempat bermain bagi buah hatinya. Kita harus sadar bahwa bermain adalah hak bagi anak-anak. Orang tua memiliki kewajiban menyediakan bahan dan tempat bermain. Maka sediakanlah buat mereka yang terbaik agar mereka dapat menikmati haknya sekaligus terjamin keselamatan jiwanya.*

*Riyadi, Penulis buku Kita Guru yang Dinanti dan sejumlah buku cerita anak lainnya.

sumber gambar : https://www.vectorstock.com

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar