Mode Pakaian Anak-Anak Kita

      Anggunpaud -  Apa yang kita pikirkan ketika melihat anak-anak kita sekarang memakai pakaian mereka?. Dalam benak kita pasti terbesit, betapa cantik dan tampannya anak-anak kita. Tetapi apa yang terjadi ketika kita memberikan kepada mereka pakaian bercorak dewasa pada mereka. Maka dengan spontan kita akan mengatakan : “wah, nak, kamu sudah seperti orang dewasa”.

     Sekilas itulah gambaran mengenai betapa gempuran budaya sudah masuk dalam ranah pakaian. Kini, kalau boleh jujur akan sangat susah menemukan model atau bentuk pakaian anak-anak kita. Hampir di setiap toko pakaian anak-anak, baju-baju sudah dibuat dengan model orang dewasa. Lama kelamaan, popok bayi makin terancam punah. Yang ada hanya bentuk celana ala Pampers. Perubahan ini tentu tak berlangsung cepat, bahkan sudah semenjak lama, ada gejala semakin tipisnya batas-batas antara kaum dewasa dengan anak-anak.

     Neil Postman di bukunya Selamatkan Anak-Anak (2009) menuliskan perhatiannya pada menghilangnya masa kanak-kanak ini : “Antara tahun 1950 dan 1979 angka kejahatan serius yang dilakukan oleh mereka yang berusia dibawah lima belas tahun meningkat serartus sepuluh kali atau sebelas ribu persen”. Artinya, di Amerika, kejahatan anak-anak sudah hampir mirip dengan kejahatan yang dilakukan orang dewasa. Lebih lanjut Postman mengatakan : “Sepanjang dekade lalu industri pakaian anak-anak telah mengalami perubahan yang sangat besar, dimana untuk alasan praktis “pakaian anak-anak” telah musnah”.

    Di negeri kita pun tak jauh berbeda. Pakaian anak-anak yang pantas dipakai anak-anak pun semakin langka. Anak-anak kita sekarang justru lebih nampak cuplikan dari artis-artis. Gaya dan mode berpakaian mereka tak jauh berbeda. Serangan ini tentu saja mengkhawatirkan orangtua. Bila orang tua ikut arus, maka bisa kita lihat, anak-anak secara psikologis, akan turut serta terbentuk melakukan identifikasi seperti layaknya orang dewasa. Ketika hal ini terjadi, akan terasa susah menjelaskan pengaruh-pengaruh, dan perubahan-perubahan pada anak-anak kita yang terlanjur cepat mereka serap dari orang dewasa.

    Dengan begitu, mode pakaian untuk anak-anak kita bukan hanya menjadi tugas para desainer, dan ahli busana. Tetapi juga kewajiban orang tua agar memilihkan pakaian yang layak serta sesuai dengan umur mereka. Dengan memberikan pakaian yang identik dengan kaum dewasa, tentu saja secara tidak langsung orangtua telah merampas hak mereka untuk tampil sesuai dengan umur mereka.

*)Peminat Dunia Pendidikan dan Anak, Penulis Buku Ngrasani! (2016)

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar