Kebutuhan bayi baru lahir-1 bulan

Makanan

  1. Membutuhkan 6-10 kali mendapat asupan makanan, total kira-kira 22 ons (660ml) per 24 jam pada awal periode, kemudian pemberian makanan berkurang menjadi 5 atau 6 kali karena jumlah yang dikonsumsi semakin meningkat.
  2. Minum 2-4 ons Air Susu Ibu (ASI) atau susu formula pertakaran, membutuhkan 23 sampai 30 menit untuk selesai minum, dan bisa tertidur
  3. Menunjukkan kebutuhannya akan makanan dengan cara menangis.
  4. Sebaiknya pemberian makanan dilakukan dalam posisi tegak, hal ini dapat menurunkan resiko tersedak dan infeksi telinga

Buang Air Kecil dan Besar, Mandi dan Berpakaian

  1. Memberi tanda bila popoknya perlu diganti dengan cara menangis. (Apabila tidak berhenti menangis setelah popoknya diganti, penyebab lain harus dicari).
  2. Senang ketika dimandikan; matanya tetap terbuka, mengoceh, dan mengendurkan ketegangan tubuhnya ketika dicelupkan ke air hangat.
  3. Menunjukkan ketidaksenangannya ketika baju ditarik melewati kepala (paling baik menghindari pakaian yang masuk atau keluar lewat kepala).
  4. Senang dibungkus rapat (dibedong) dalam selimut, mengoceh, berhenti me- nangis, dan melenturkan otot; bedong tampaknya memberi perasaan aman dan nyaman.
  5. Buang air besar satu sampai empat kali per hari.

Rutinitas Sehari-Hari

Tidur

  • Mulai tidur empat sampai enam periode per 24 jam setelah berumur lima hari; di mana ada salah satu periode tidurnya yang berlangsung lima sampai tujuh jam.
  • Menidurkan bayi terlentang hanya di atas kasur yang kokoh dapat mengurangi risiko sindrom kematian bayi secara mendadak (Sudden Infant Death Syndrome / SIDS).
  • Kadang-kadang menangis sebelum tertidur (biasanya berhenti apabila di- gendong atau diayun-ayun).

Bermain dan Kegiatan Sosial

  • Menikmati sinar dan terang; bisa rewel apabila dibawa menjauh dari sinar.
  • Memandang wajah dalam jarak pandangan dekat (10-12 inci atau 25,4-30,5 cm).
  • Memberi tanda akan kebutuhannya untuk diberi stimulus secara sosial dengan cara menangis; berhenti apabila diangkat atau diletakkan di kursi bayi yang dekat dengan sumber suara atau gerakan.
  • Senang bila sering diletakkan dalam posisi terlentang.
  • Butuh diajak berkomunikasi (seperti disentuh, diajak bicara) sebelum diang kat.
  • Senang apabila sering disentuh dan digendong; namun, bisa berubah men- jadi rewel apabila diberi stimulus yang berlebihan.
  • Menikmati posisi berhadap-hadapan dengan orang lain.

 

 

Kegiatan Stimulasi

  • Merespons tangisan bayi dengan lembut dan perhatian yang tulus, sehingga bayi mempelajari bahwa bantuan selalu tersedia untuknya (selalu ada alasan bayi menangis: menangis sebagai tanda adanya sebuah kebutuhan).
  • Berikan kontak mata ketika bayi sedang memperhatikan; mimik muka gembira atau julurkan lidah Anda, kegiatan yang sering ditiru oleh bayi (meniru adalah cara penting untuk pembelajaran dini).
  • Bicaralah pada bayi atau nyanyikanlah bayi dengan suara normal
  • Tujukan rasa ketertarikan pada respon bayi di saat tersenyum, tertawa dan memberi komentar terhadap itu.
  • Perhatikan tanda yang diberikan bayi, terlalu banyak atau terlalu sedikit rangsangan dapat menimbulkan rasa tidak suka. Hentikan kegiatan sementara apabila bayi mulai menangis, menjadi rewel atau tidak tertarik lagi

Yang Perlu Diwaspadai Setiap Tahap Perkembangan

Periksakan kepada paramedic atau dokter spesialis anak usia dini bila dalam umur satu bulan bayi tidak:

  • Menunjukkan respons terkejut terhadap suara keras
  • Menghisap dan menelan dengan mudah.
  • Menunjukkan peningakatan tinggi badan, berat badan dan lingkar kepala.
  • Menggenggam dengan kedua tangannya sama eratnya.
  • Menunjukkan kontak mata ketika terbangun dan digendong.
  • Menjadi tenang setelah diangkat.
  • Menolehkan kepalanya dari satu sisi ke sisi yang lain ketika diletakkan tekungkup.
  • Mengekspresikan kebutuhan dan emosinya dengan menangis dan pola pengucapan yang bisa dibedakan satu sama lain.
  • Berhenti menangis ketika diangkat dan digendong.

Ilustrasi gambar: https://www.jalansehat.info/

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar