Mengisi Hari Libur Anak dengan Kegiatan Positif

AnggunPaud - Aktivitas sekolah sudah mulai berjalan dan menjadi aktivitas rutin yang dilakukan anak setiap harinya. Dalam satu minggu, beberapa sekolah sudah menerapkan full day school dengan 5 hari sekolah 2 hari libur. Tetapi di banyak sekolah yang lain, 6 hari sekolah dan 1 hari libur masih menjadi pilihan. Dengan kata lain ada sekolah yang menerapkan 2 hari libur dan 1 hari libur dalam satu minggunya.

Hari libur sangat penting artinya bagi siapa saja yang menjalankan aktivitas rutin, terutama bagi anak-anak yang menjalankan rutinitas sekolah. Hari libur memiliki banyak manfaat, terutama bagi anak-anak. Diantaranya manfaat hari libur adalah: 1. Dapat menghilangkan stres 2. Penyegaran otak 3. Kesempatam memperoleh ilmu baru 4. Memberi kesempatan bersosialisasi 5. Melatih sikap membantu orangtua 6. Memberi ruang mencari pengalaman baru.

Untuk itu, banyak orangtua berusaha untuk bisa memberikan yang terbaik pada anak-anak di hari libur mereka. Beberapa keluarga sudah menerapkan piknik sederhana di hari minggu sebagai hari libur anaknya. Piknik tak selalu harus jauh atau mahal, yang penting ada hal yang bermanfaat untuk anak-anak.

Lantas, bagaimana sebaiknya mengisi waktu libur anak agar betul-betul memberikan manfaat untuk anak? Waktu libur merupakan waktu istirahat anak-anak dari rutinitas yang terkadang bagi anak terasa membosankan. Waktu libur sekolah adalah waktu luang yang sangat bermanfaat untuk pembentukan karakter anak atau penguatan bagi karakter baiknya.

Kegiatan hari libur seperti apakah yang dapat memberikan manfaat bagi anak namun tetap dapat memberikan kesenangan bagi anak untuk memenuhi kebutuhan jiwanya? Beberapa cara berikut dapat menjadi alternatif mengisi hari libur anak atau bisa juga pada saat mereka libur panjang, yang dapat memberikan manfaat sekaligus kesenangan bagi anak.

Pertama, mengikutkan anak dalam kelas liburan di tempat les-nya. Saat waktu libur tiba, beberapa tempat kursus atau tempat les ada yang membuka program liburan. Kegiatan yang dilakukakan biasanya lebih santai daripada ketika berlangsung program regular. Pesertanya juga lebih bervariasi karena hanya dilaksanakan selama liburan. Jika memungkinkan, anak tetap diikutkan dalam program ini untuk mengisi waktu liburnya agar lebih bermanfaat. Dengan mengikutkan anak di kelas liburan, hal ini dapat menguatkan sikap disiplin, tekun dan istiqomah anak yang akan sangat bermanfaat untuk kehidupannya kelak. Selain itu juga dapat menambah teman baru, karena biasanya peserta lebih bervariasi dan bukan dari teman yang ikut les biasanya.

Kedua, mengikutkan anak dalam kelas Liburan penggalian bakat minat Dalam rangka mengisi waktu liburan, beberapa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Taman Bacaan Masyarakat (TBM), Rumah Kreatif pencarian bakat minat, atau jenis pusat belajar lainnya, seringkali membuka kelas liburan. Kelas liburan yang dibuka biasanya berupa les bakat dan minat atau yang berkaitan dengan pengembangan diri anak. Dapat berupa kelas bahasa Inggris, kelas MC (Master of Ceremony), sanggar tari, atau kelas sepak bola edisi liburan. Ikutkan anak dalam kelas liburan ini. Dengan mengikutkan anak dalam kelas liburan, maka liburan anak akan lebih bermanfaat karena anak dapat mengasah bakat minatnya. Sehingga anak akan lebih mencintai bakat minatnya.

Hal ini dapat menguatkan sikap tekun dan ulet, serta keinginan untuk terus berprestasi Selain itu juga dapat menambah teman baru, karena biasanya peserta lebih bervariasi dari daerah yang berbeda.

Ketiga, mengikutkan anak dalam kemah Saat liburan, bisa juga anak diikutkan program Kemah yang diadakan oleh rumah Kreatif Penggalian Bakat Minat. Kegiatan berkemah memberikan manfaat besar untuk anak-anak. Dalam kegiatan tersebut, minimal anak dilatih untuk mandiri karena anak-anak akan melakukan kegiatan sendiri tanpa bantuan orangtua, tetapi hanya akan mendampingi oleh kakak pendamping. Selain itu juga, dalam kegiatan ini akan melatih anak untuk berani karena banyak kegiatan yang dilakukan yang salah satunya melatih keberanian anak. anak juga akan dilaih untuk lebih bertanggung jawab menjaga barang-barang bawaannya. Dengan demikian kegiatan kemah akan menguatkan karakter baiknya.

Keempat, mengajak anak liburan ke museum Mengajak anak berlibur ke tempat-tempat yang mengandung sejarah akan memberikan manfaat yang besar untuk anak, karena dengan hal tersebut berarti kita telah mengenalkan sejarah bangsa. Dengan mengerti sejarah bangsa, maka hal ini dapat menambah kecintaan anak terhadap bangsa, yang berarti bahwa kita telah menguatkan sikap cinta tanah air kepada anak.

Kelima, mengajak anak ke tempat wisata alam Wisata alam juga menjadi salah satu alternatif liburan anak yang menambah pengalaman sekaligus pengetahuan anak tentang alam. Air terjun, pegunungan, laut, perkebunan, adalah jenis wisata alam yang dapat kita manfaatkan untuk mengisi liburan anak. Dengan berwisata ke wisata alam, kita dapat menguatkan karakter anak tentang kecintaan dan rasa syukur kepada Tuhan, karena alam yang indah adalah hasil ciptaanNYA. Selain itu, hal ini dapat menambah rasa cinta anak terhadap lingkungan.

Keenam, mengajak anak wisata di kebun binatang Saat liburan, kita juga bisa untuk mengajak anak berwisata ke kebun binatang. Berwisata ke kebun binatang dapat menambah pengetahuan anak tentang macam-macam binatang yang ada di dunia. Di kebun binatang, biasanya ada yang menjual pakan binatang. Anak-anak akan belajar untuk memberi makan binatang. Dengan pengalaman tersebut, kita dapat menguatkan sikap rela berbagi dan peduli anak-anak. Mereka juga bisa melihat saat binatang dimandikan oleh petugas. Dari pengalaman tersebut, anak-anak akan lebih menyayangi binatang sebagai sesama makhluk Tuhan.

Ketujuh, mengisi liburan dengan pengenalan bercocok tanam Apabila kita memilih liburan untuk tetap di rumah saja, maka alternatif liburan yang bisa dilakukan agar liburan tetap meyenangkan dan bisa memberikan pengaruh positif kepada anak adalah dengan mengajaknya untuk bercocok tanam. Kita bisa mencari tanaman yang mudah untuk di tanam, seperti cabe, bawang, sawi, bayam, kencur, pohon pisang, pohon singkong, ketela rambat, bunga kertas, bunga mawar dan lain sebagainya.

Dengan bercocok tanam, maka kita sudah mengenalkan salah satu jenis profesi, dan sekaligus mengajak anak cinta petani karena dengan bantuan petanilah kita bisa menikmati bermacam sayur dan buah-buahan.Mengajak anak bercocok tanam, secara tidak langsung kita melatih anak giat bekerja dan tidak malas. Serta mengajarkan anak agar tidak takut kotor dalam rangka belajar. Hal ini berarti kita telah memberikan ruang kreatifitas pada anak. Jika anak tersalurkan hasrat kreatifitasnya, maka dapat menambah kepercayaan diri pada anak.

Selain itu, dengan bercocok tanam kita juga menguatkan karakter anak agar cinta tumbuh-tumbuhan sebagai makhluk Tuhan yang harus dijaga kelestariannya.

Kedelapan, mengisi liburan dengan pengenalan dan pembagian tugas pekerjaan rumah Apabila saat liburan, kita sebagai orang tua sedang memiliki dana yang terbatas sehingga tidak memungkinkan liburan yang harus mengeluarkan biaya, maka hal paling sederhana dari mengisi liburan di rumah adalah dengan pengenalan dan pembagian tugas rumah tangga kepada anak. Kita bisa mengawali dengan mengenalkan macam-macam tugas di rumah. Seperti menyapu, mengepel, membersihkan jendela, membuka dan menutup jendela saat pagi dan sore, mencuci piring, menata tempat tidur, membantu Ibu memasak dan lain-lain.

Kita bisa membagi misalnya kakak mencuci piring dan membantu ibu memasak, adik menyapu dan merapikan tempat tidur. Dengan mengenalkan dan membagi tugas pekerjaan rumah tangga, hal ini akan menguatkan karakter anak yaitu tanggung jawab dan disiplin. Mengisi liburan anak tidak selalu harus yang mengeluarkan banyak biaya. Tetapi juga tidak harus yang tanpa biaya. Mengisi liburan anak hendaknya yang terjangkau dari segi materi sekaligus terjangkau dari sisi maksud dan tujuan. Artinya, dalam mengisi liburan anak, sebaiknya kita berpedoman pada hal yang bisa diambil manfaatnya oleh anak, tetapi anak tidak merasa keberatan melakukannya. Yang terpenting adalah ada nilai-nilai yang bisa kita tanamkan untuk menguatkan karakter baik anak.

Dengan begitu liburan yang sekarang dilakukan dapat memberikan manfaat pada anak, baik sekarang maupun di waktu yang akan datang.*

*A`tina Fatha. Pengajar di MTs Miftahul Huda Rawalo. 

 

sumber gambar : https://www.stuff.co.nz/travel/themes/family

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar