Mendikbud Resmikan Gedung Pusat Pengembangan PAUD ASEAN

BANDUNG - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof Dr Muhadjir Effendi selaku Presiden Southeast Asian Ministers of Education (SEAMEO) meresmikan Gedung Pusat Pengembangan PAUD Asia Tenggara di Lembang, Bandung.

Pusat PAUD ASEAN ini bernama Regional Centre for Early Childhood Care and Education and Parenting (Seameo Ceccep).

Dalam peresmian bangunan tiga lantai itu Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan, perhatian pendidikan kepada anak usia dini menjadi salah satu program yang kini sedang dikembangkan di negara-negara ASEAN dan ke depannya akan menjadi sebuah prioritas.

"Pendidikan bagi anak usia dini kini jadi salah satu yang kami perhatikan. Bukan hanya diberikan pada saat anak berusia lima tahun tapi juga sejak dari dalam kandungan sang ibu," katanya.

Dia menyebutkan, Seameo ini ada sebanyak 24 center yang tersebar di seluruh anggota ASEAN dan di Indonesia ada sebanyak tujuh Seameo termasuk salah satunya di Jayagiri, Lembang, KBB. Dirinya berharap dengan adanya Seameo ini dapat merespons kebijakan-kebijakan pemerintah yang saat ini mulai memperhatikan masalah pendidikan anak usia dini.

Keberadaan Seameo ini diyakini dapat menjadi jangkar pendukung atau jembatan antarnegara di ASEAN terutama di negara-negara pendidikan usia dininya belum optimal. Oleh sebab itu, keberadaan PAUD di Indonesia dengan sistem pengajarannya harus dapat menjadi pelopor untuk penyelenggaraan, percepatan, dan pembangunan PAUD di regional ASEAN.

"Kalau bisa apa yang sudah berjalan di Indonesia, PAUD jadi pelopor dan percontohan negara lain," imbuhnya.

Di Gedung Seameo Ceccep yang cukup representatif ini terdapat sejumlah fasilitas di antaranya fasilitas playground, workshop, dan sejumlah ruang lainnya.

Kehadiran Mendikbud di Lembang, KBB, sebagai rangkaian kunjungan kerja. Sebelumnya, Muhadjir membuka dialog kebijakan PAUD sekaligus menjalin kesepakatan dengan Kementerian Desa PDTT guna mewujudkan Indonesia yang sehat dimulai dari pembangunan di desa dan usia dini.

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar