STTPA Ditarget Selesai Desember, Implementasi Januari 2019

BANDUNG - Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Ir Harris Iskandar Ph.D mendesak Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) segera selesai bulan ini sehingga dapat diimplementasikan kepada masyarakat Januari 2019.

"Saya rasa sudah cukup lama masyarakat khususnya pemangku kepentingan PAUD menunggu STPPA. Hampir dua tahun. Dalam acara Dialog Kebijakan PAUD ini dimana semua pihak bertemu. Saya harapkan sudah ditetapkan dan bulan Januari 2019 mendatang sudah dapat diimplementasikan," kata Harris.

Dikatakan pemerintah telah menunjukkan perhatian yang serius terhadap pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), terbukti pemerintah banyak mengeluarkan kebijakan terkait dengan peningkatan kualitas PAUD. Mengalokasikan anggaran PAUD yang sangat signifikan dan membuat sejumlah kebijakan serta terobosan program dalam upaya peningkatan kualitas layanan PAUD, percepatan dan perluasan akses.

Salah satu kebijakan tersebut adalah dikeluarkannya Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014 yang memuat Standar Pendidikan Anak Usia Dini. Dan didukung oleh terbitnya Peraturan Pemerintah tentang Standar Pelayanan Minimal No 2 Tahun 2018. Dalam Permendikbud tersebut termuat kewajian pemerintah untuk ikut serta mendanai pendidikan baik untuk pendidikan formal dan non formal.

Sementara itu Ketua Himpunan Umum Pendidik dan Tenaga Kendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Prof Dr Netty Herawati menjelaskan STPPA PAUD Kurikulum 2013. Struktur Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini merupakan pengorganisasian Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, muatan pembelajaran, program pengembangan, dan beban belajar.
Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) adalah kriteria minimal tentang kualifikasi perkembangan anak yang mencakup aspek nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan seni. "Setelah ditetapkan dan dilakukan implementasi pada bulan Januari. Saya harapkan bulan Desember tahun 2019 segera dievalusi seperti keinginan pak Dirjen," katanya. Eko

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar