Arti Spesial Warna bagi Si Kecil

     AnggunPaud - Zaka dan Keyla terlihat asyik menikmati corat-coret finger painting di selembar kertas. Mereka berlari menghampiri ibunya yang baru saja selesai memasak. “Ibu, Keyla membuat gambar frozen bu” seru Keyla. “Zaka sih membuat gambar mobil bagus” seru Zaka. “Wah, bagus sekali gambar kalian. Frozen sama mobilnya warna apa coba?” puji ibu. “Warna bajunya warna biru sama pink bu. Sepatunya warna merah.” kata Keyla. “Mobil Zaka warna-warni Bu. Ada biru, ungu, hijau, hitam, sama merah Bu.” kata Zaka.

    Mereka menunjukkan karya corat-coretnya yang berwarna-warni dengan bangganya. Bahkan bajunya berubah jadi warna-warni karena belepotan cat yang dibuat oleh ibunya dari tepung kanji dan pewarna makanan. Setiap anak pasti suka untuk bermain dengan warna. Warna merupakan media komunikasi bagi si kecil. Bantulah anak untuk menemukan dan mengekspresikan arti dari warna. Karena inilah momen yang tepat, rasa keingintahuannya yang tinggi membuat ia ingin mengeksplor permainan warna yang seru ini. Ia akan menemukan sesuatu yang baru dari warna-warna yang dicampurkannya. Permainan warna ini mempunyai arti spesial bagi si kecil, beberapa manfaat mengenal warna bagi anak, adalah sebagai berikut :

Warna Merupakan Pesona Visual Sebagai Media Tumbuh Kembang Anak. Daya penglihatan bayi yang baru lahir belumlah berkembang dengan baik. Ia menatap dunia melalui sinar, cahaya dan bayangan. Tetapi kemampuannya akan berkembang dengan cepat, sehingga dapat mengenali warna melalui otak dan kepekaannya. Di usia 3 bulan ia mulai melihat warna. Menginjak usia 2-3 tahun, ia dapat membedakan warna-warna. Hingga ia berusia 4-7 tahun, ia sudah memiliki warna favorit dan dapat mengekspresikan serta mengeksplorasi pikiran atau idenya melalui warna. Setelah itu, anak-anak dapat memahami hubungan antara lingkungan luar dengan warna, dan memaknainya dalam aspek sosial. Melalui kemampuan inilah, warna memberikan sinyal kepada anak mengenai informasi suatu objek.

Media komunikasi perasan hati anak. Warna bukan hanya sekedar media yang memberikan informasi secara visual saja. Namun, warna juga dapat mengartikan perasaan hati anak misalnya senang dan sedih, serta memberikan manfaat secara emosional. Khususnya bagi si kecil dengan kemampuan bahasa yang belum matang, warna merupakan media komunikasi baginya. Anak yang sudah mengenal berbagai macam warna cenderung dapat mengekspresikan perasaan dan tingkah lakunya melalui warna. Misalnya saat anak sedang dalam suasana senang ia akan menggunakan warna-warna cerah dan saat sedih cenderung menggunakan warna-warna lebih gelap. Selain itu, kreativitas, kemampuan estetika, sosial, kognitif, dan kepekaan anak pun akan turut berkembang.

Media Bermain Untuk Tumbuh Kembang Buah Hati. Bermain warna menjadi hal yang mengasyikan untuk buah hati. Untuk mengenal warna tidak harus dengan mengenalkan satu persatu secara verbal bagi anak yang belum mampu berbicara dengan lancar. Cara mengenalkan warna pada si kecil yaitu,

Pertama, Sediakan mainan dengan warna yang beragam di rumah serta bangunlah suasana bermain yang warna-warni, misalnya dengan mengecat dinding kamarnya dengan warna-warna yang cerah dan menyediakan perabotan anak yang berwarna-warni. Permainan warna tidaklah selalu mahal. Kita bisa membuatnya di rumah misalnya dari bahan tepung dan pewarna makanan kita bisa membuat playdough dan cat finger painting dengan warna-warni. Untuk cetakannya kita bisa memanfaatkan cetakan kue di rumah. Kita juga bisa memanfaatkan air yang dicampur dengan berbagai macam warna makanan sehingga anak dapat menciptakan warna-warna baru yang menakjubkan.

Kedua, Jangan menekan anak untuk memahami konsep warna. Untuk memahamkan konsep warna bagi anak bisa dimulai dengan mengenalkan warna secara esensial. Kita bisa mengenalkan warna biru muda adalah warna langit, warna hijau adalah daun, warna coklat adalah tanah, dan lain-lain. Kita bisa mengajak anak untuk bermain dipekarangan rumah atau sesekali berlibur ke taman bunga untuk mengenalkannya berbagai macam warna bunga, pohon, daun, dan benda-benda yang ada di alam sekitar. Berikanlah pengalaman memaknai warna apa adanya kepada anak.

Ketiga, Cobalah permainan sensorik. Bermain sensorik sangat bermanfaat bagi si kecil. Ia dapat merasakan berbagai macam bentuk serta tekstur karena bersentuhan langsung dengan kulitnya. Dalam bermain warna kita bisa mengajak si kecil untuk bermain finger painting. Biarlah anak mencoba mengekspresikan gambar dalam selembar kertas dengan mencoba berbagai warna. Kenalkan ia untuk mencampur-campur warna-warnanya sehingga menciptakan warna yang baru. Biarkan anak merasakan perubahan warna secara bebas. Permainan ini tidak membuat anak memiliki stereotip terhadap suatu bentuk, tetapi biarlah anak merasakan eksplorasi perubahan dan perbedaan warnanya sehingga dapat meningatkan daya kreativitasnya.

Keempat, Biarkan anak mencoba berbagai bentuk alat mewarnai. Anak dapat merasakan warna yang berbeda dan teksturnya berdasarkan kertas dan jenis alat mewarnai yang digunakan. Krayon warna biru yang sama dapat memberikan warna yang berbeda ketika dioleskan pada bahan kertas karton, kertas kaca plastik, dan papan cardboard.

Perkembangan Anak yang Bermain Warna. Dengan bermain warna perkembangan otak anak akan semakin aktif, karena 80% dari indera kita bergantung pada indera penglihatan. Informasi yang diterima secara visual melalui warna yang variatif dapat membentuk kemampuan penalaran yang baik untuk anak. Selain itu, stimulus sensorik yang diterima melalui berbagai macam warna dapat terhubung dengan otak anak. Sehingga bagian otak yang menerima informasi ini akan bekerja lebih aktif anak juga kan memiliki kemampuan ekspresi diri yang kaya. Anak-anak akan menggambarkan emosinya yang tidak dapat diungkapkan secara verbal melalui gambar dan warna, misalnya saat merasa kesal, ia akan menggambar corat-coret abstrak dibuku gambarnya. Anak-anak yang bermain warna cenderung memiliki kemampuan ekspresi diri yang kaya dan mempu menunjukkan pemikiran dan perasaan dengan baik. Dunia yang diciptakan dengan berbagai warna yang kaya.

    Manfaatkanlah rasa keingin tahuan anak dengan kita membiarkan anak mengeksplor kemampuan dirinya, misalnya warna. Satu hal yang terkadang membuat kita khawatir yaitu rumah yang kotor karena si kecil bermain dengan belepotan. Bahkan terkadang anak sengaja mencorat-coret bajunya, tembok, bahkan badannya. Hal ini merupakan bagian dari proses perkembangan si kecil. Percayalah saat kita membiarkan anak untuk mengeksplor dunia secara bebas, ia akan tumbuh menjadi anak yang lebih kreatif dan mengagumkan.

 

sumber gambar :https://myemail.constantcontact.com

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar