Yuk, Ajari Anak Menyukai Lagu Anak-anak

   AnggunPaud – Bernyanyi merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan untuk anak-anak. Apalagi jika musik dan liriknya mudah diucapkan, anak – anak mudah sekali menghafal dan akan menyanyikannya berulang-ulang dimanapun tempatnya anak akan menyanyikan lagi yang ia sukai. Di Era digital seperti sekarang ini anak akan dengan mudah mengakses lagu yang ia sukai melalui media televisi, radio maupun internet.

   Namun kesukaan anak-anak pada lagu sering mereka dapatkan dari lagu-lagu dewasa yang syair lagunya terkadang belum sesuai dengan usia mereka. Hal ini terjadi karena lagu anak lebih sedikit mereka dengar dibandingkan lagu Dewasa. Di Mall, Pertokoan, tempat-tempat hajatan, dan tempat-tempat umum, lagu dewasa lebih banyak di dengar di bandingkan lagu anak-anak.

   Para orang tua di rumah juga lebih menyukai lagu dewasa dibanding lagu anak-anak. Di sekolah, guru lebih monoton dalam mengajarkan lagu anak-anak sehingga anak menjadi kurang menyukai lagu anak dan lebih menyukai lagu dewasa yang syair lagunya seringkali tidak sesuai atau kurang lazim dinyanyikan oleh anak.

   Banyak lagu dewasa yang disukai anak-anak, padahal lagu tersebut berisi tentang percintaan, dan kata-kata kasar atau tidak sopan lainnya. Meski anak hanya mengulang kata-kata dalam lagu tersebut tanpa paham betul maknanya, namun anak akan lebih cepat memahami maknanya beberapa hari kemudian. Misalnya seperti lagu percintaan, anak awalnya hanya meniru mengulang-ulang lagu tersebut tanpa tau maknanya, namun setelah menginjak remaja, pemahaman terhadap lagu tersebut bisa lebih dalam.

   Untuk itu, sebagai orang tua maupun guru sudah berkewajiban mengembalikan fitrah anak untuk kembali menyukai lagu anak-anak, agar perkembangan sosial, emosional, moral, agama, seni dan pendidikan karakter anak dapat berkembang secara optimal melalui lagu anak-anak. Meski tidak semua lagu dewasa negatif, kita masih bisa memilih lagu dewasa yang mempunyai syair yang baik untuk di dengarkan ke anak.

   Syair lagu yang baik di dengarkan ke anak adalah syair lagu yang dapat mempengaruhi anak untuk semangat, berbuat kebaikan, cinta tanah air, mengagumi alam semesta, sayang dengan keluarga, dan lain sebagainya yang dapat mempengaruhi anak untuk berbuat baik dan dapat mengembangkan nilai-nilai agama, moral, kognitif, bahasa, sosial emosional dan kemandirian.

   Beberapa cara yang dapat guru atau orang tua lakukan agar anak menyukai lagu anak-anak diantaranya adalah :

Pertama, Sebagai guru di sekolah-sekolah PAUD jadikan lagu anak-anak menjadi kebutuhan dasar untuk mengenalkan huruf, angka, kosa kata, dan tema-tema yang dipelajari karena lagu anak dapat memberikan suasana yang menyenangkan, ceria, dan riang sehingga anak dapat dengan mudah menyerap suatu pelajaran yang diberikan melalui lagu anak. Guru dapat mengenalkan lagu anak klasik seperti lagu-lagu ciptaan Ibu Sud, A.T. Mahmud atau Pak Kasur. Dewasa ini lagu-lagu anak ciptaan Om Sinung, Nibras OR Salim, Papa T Bob, juga baik dikenalkan untuk anak-anak.

Kedua, Jadikan lagu anak sebagai musik untuk menyambut kedatangan anak saat anak masuk gerbang pintu sekolah sampai waktu masuk setiap hari. Sehingga anak-anak secara langsung akan menyukai musik yang mereka dengar setiap hari dan tumbuhlah rasa cinta pada lagu anak-anak.

Ketiga, Di rumah orang tua juga harus berperan aktif untuk memperdengarkan anak-anak dengan lagu mereka. Orang tua bisa memiliki dan mengkoleksi lagu anak-anak melalui CD lagu anak yang bisa dibeli di toko-toko terdekat , atau orang tua bisa mengakses lagu anak-anak melalui internet di handphone maupun leptop. Orang tua sebaiknya mendengarkan bersama anak-anak dan ajarkan syair lagunya kepada anak atau ikutlah bernyanyi mengikuti syair lagu tersebut, dendangkan bersama anak, biasanya anak akan lebih cepat menghafalnya.

Keempat, Ajaklah anak untuk bergerak atau bergoyang badannya mengikuti ritme lagu, karena lagu anak kebanyakan diciptakan untuk merangsang gerakan tubuh seperti berjalan, melompat, jongkok, berdiri, melambaikan tangan, meliukkan tubuh, dan lain sebagainya. Dengan bernyanyi sambil bergerak anak akan lebih senang dan dapat menerima lagu anak dengan ceria, sehingga pesan yang disampaikan dalam lagu anak tersebut dapat dengan cepat dipahami dan diketahui oleh anak.

Kelima, Anak Usia Dini senang belajar melalui pengulangan, atau kegiatan yang berulang, jadi dendangkanlah lagu bersama anak secara berulang-ulang baik disekolah maupun di rumah baik dengan gerakan maupun tidak sesuai dengan keinginan anak agar anak lebih cepat menghafal dan menyukai lagu anak-anak.

Keenam, jadikan mendengar dan menyanyi lagu anak-anak sebagai kegiatan rutin yang harus didengarkan bersama anak-anak baik dirumah, di sekolah, maupun di perjalanan saat bersama anak-anak. Simpanlah musik anak-anak di gadget orang tua, sehingga dapat didengarkan untuk anak-anak saat di dalam mobil maupun di tempat-tempat umum.

Ketujuh, Apabila orang tua sibuk bekerja, dirumah hanya ada asisten rumah tangga, mintalah kepada asisten rumah tangga tersebut untuk tidak sembarangan memutar lagu dewasa, dan mintalah asisten rumah tangga tersebut untuk memutarkan lagu anak-anak lewat CD untuk didengarkan anak tersebut. Kerja sama dengan asisten sangat dibutuhkan dalam hal ini.

Kedelapan, Mengajak anak bermain alat musik dapat menumbuhkan minat anak-anak menyanyi lagu kesukaannya. Salurkan minat anak dengan mengikuti les musik atau les vokal sesuai dengan keinginan anak. Bagi waktu antara waktu sekolah, waktu les dan waktu bermain serta waktu istirahatnya. Agar tumbuh kembang anak dapat maksimal.

Kesembilan, Bermain musik sambil bernyanyi saat liburan bersama keluarga juga dapat memperkaya bakat dan minat anak. Pilihlah musik yang disukai anak-anak, Bila orangtua belum bisa memainkan musik, Orang tua bisa mengundang guru vokal atau musik ke rumah untuk menambah kemampuan orang tua dan anak dalam memainkan musik.

Kesepuluh, di saat waktu senggan, undang ke rumah teman-teman anak disekolah maupun di lingkungan tempat tinggal untuk bermain musik dan bernyanyi bersama-sama akan membuat mereka bahagia.

Kesebelas, Ajak anak mengikuti berbagai perlombaan menyanyi atau mengisi acara-acara pentas seni untuk memupuk rasa percaya dirinya dan menambah kecintaannya akan musik dan lagu anak-anak.

Keduabelas, Berikan selalu reward kepada anak atas keberhasilan yang dicapai. Dan tetap dukung anak apabila belum berhasil dalam lomba menyanyi. Orang tua dapat juga mengajak anak untuk menciptakan lagu sendiri sesuai dengan kemampuan anak, untuk memupuk kreatifitasnya.

  Apabila langkah-langkah tersebut diatas dapat orangtua praktekkan kepada anak-anak, niscaya lagu anak-anak akan semakin berkembang. Dan anak-anakpun dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan usianya.*

*Ida Munfarijah, M.Pd – Kepala TK Diponegoro 146 Purwokerto Barat SITI MUNFARIJAH, M.Pd, 

sumber gambar : ttps://www.musicindustryhowto.com

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar