Bantuan PAUD dan Trauma Healing Diluncurkan

MELALUI Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dan Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD dan Dikmas), tim akan mendata dan memastikan pembelajaran dapat berlangsung baik meskipun menggunakan fasilitas tenda darurat.

Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan, pemetaan sangat penting karena berkaitan dengan rencana pemberian bantuan. Menurut dia, kerusakan infrastruktur bangunan sekolah jangan sampai terlalu mengganggu kegiatan belajar mengajar.

"Kami menyiapkan tenda untuk menjadi ruang kelas dan perlengkapan sekolah agar pembelajaran dapat berjalan. Dan untuk sekolah yang rusak akan segera dilakukan rehabilitasi atau revitalisasi dengan membangun gedung sekolah baru. Intinya jangan sampai kerusakan mengganggu proses pembelajaran siswa," ucap Muhadjir melalui siaran pers di Jakarta.

"Info sementara kami dapatkan dari LPMP dan BP PAUD Dikmas provinsi NTB. Nanti akan kami sampaikan perkembangan penanganan. Saat ini tim Kemendikbud, dari LPMP dan BP PAUD DIkmas, dan Direktorat PKLK (Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus) sedang bekerja bersama dinas pendidikan setempat untuk memastikan penanganan pascagempa dapat berjalan baik," ujarnya.

Setelah terjadi gempa, Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas, Kemendikbud yang tergabung dalam Sekretariat Nasional Sekolah Aman Bencana, mengirimkan tim untuk mendata lembaga/ peserta didik PAUD/TK yang terkena dampak gempa tersebut.

Selain melakukan pendataan, Tim Ditjen PAUD dan Dikmas juga memberikan bantuan tanggap darurat bencana berupa selimut, handuk sebanyak 100 buah dan juga obat-obatan tersebut yang di 3 lokasi posko pengungsian yaitu Posko di SDN 1, SDN 2, serta SDN 3 kecamatan Sambelia, Lombok Timur.

Bantuan dari Ditjen PAUD dan Dikmas, diserahkan oleh Kepala Seksi Informasi BP PAUD dan Dikmas Provinsi NTB, Hizbul Maududi. Di Posko SDN 1, dan langsung diterima oleh Kepala desa Obel-obel, Harun, sedangkan untuk di Posko SDN 2, diterima oleh Penilik SD, Tata dan di SDN 3, diterima oleh Kepala UPTD Pendidikan, Ishak.

Harun mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Ditjen PAUD dan Dikmas, semoga bisa bermanfaat bagi warganya. Selain itu, Harun berharap ada bantuan setelah bencana untuk lembaga PAUD di desanya. "PAUD BAITUSAHID, saat ini masih menempati ruangan Posyandu Melati, dan sekarang Posyandunya juga rusak", ujar Harun.

Lembaga PAUD yang terkena dampak gempa di Lombok Timur yaitu: TK PAUD GIAT DUSUN MEDAS dengan Kondisi atap ruang kelas rusak dan tembok retak-retak; PAUD BAITUSSAHID kondisi atap rusak parah; PAUD ALISLAH yg berada di desa belanting dengan Kondisi atap rumah rusak dan tembok retak.

Saat tim dari Ditjen PAUD dan Dikmas di lokasi masih berlangsung beberapa gempa susulan dengan intensitas gempa yang kecil.Eko B Harsono

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar