Guru PAUD Jadi Profesi Pilihan Utama

Jajak pendapat Gallup atau lebih dikenal dengan nama Gallup Poll merupakan suatu jajak pendapat yang dilakukan oleh The Gallup Organization dan seringkali digunakan oleh media massa dalam menggambarkan opini publik. Jajak pendapat Gallup dinamakan berdsarakan nama penemunya yaitu George Gallup seorang ahli statistik yang berasal dari Amerika.

Hingga pertengahan tahun 1980-an, Jajak pendapat Gallup ini melakukan jajak pendapat dengan metode mendatangi rumah ke rumah. Namun sekarang metode yang digunakan adalah menggunakan proses random digit dialing yaitu suatu cara pengambilan jajak pendapat dengan menggunakan nomor telepon yang diacak.

Jajak pendapat Gallup ini sudah ada sejak tahun 1930-an. Dalam sejarahnya, Organisasi Gallup ini mengukur dan meneliti sikap publik terhadap permasalahan politik, sosial, dan ekonomi termasuk juga atas hal-hal yang kontroversial. Walaupun dalam melakukan jajak pendapatnya Gallup melakukan kerjasama secara khusus dengan berbagai media, organisasi, dan kadang-kadang pula dengan asosiasi global dan lembaga pendidikan, namun jajak pendapat yang dilakukannya memiliki reputasi sebagai suatu jajak pendapat yang dilakukan secara independen dan objektif.

Berdasarkan survei yang dibuat The Gullup bekerjasama dengan The Guardian serta penelitian terpisah Careerbliss yang dikutip Therichest, berikut adalah 10 profesi paling membuat bahagia di planet ini:

  1. Guru PAUD

 Guru Pendidik Anak Usia Dini sebut profesi yang paling membahagiakan karena mereka bekerja senantiasa dituntut dalam suasana sukacita dan ceria. Guru PAUD harus senantiasa dapat menciptakan mood yang baik bagi anak didiknya apapun kondisinya. Karena itu, profesi menjadi guru PAUD adalah profesi paling mulia dan sangat menentukan terciptanya manusia masa depan suatu bangsa.

  1. Asisten Pribadi

Saat mendengar profesi asisten pribadi, pikiran Anda melayang pada sosok pegawai muda yang baru lulus kuliah dan harus melayani bosnya yang egois. Itu semua cuma rekaan. Dalam kenyataannya, menjadi seorang asisten pribadi tak seluruhnya bernasib buruk. Banyak orang yang menjalani profesi ini justri merasa lebih bahagia dibandingkan rekannya di industri lain.

  1. Tukang Ledeng

Profesi ini banyak berhubungan dengan banyak omong kosong dalam pekerjaan mereka. Namun dalam banyak hal, ini lebih baik daripada harus berurusan dengan orang yang tak ada sukai. Sebagian besar tukang ledeng adalah bos bagi dirinya sendiri. Mereka dapat fokus pada pekerjaannya dengan sedikit gangguan teknis. Lagi-lagi, itu lebih baik daripada terjebak pada drama kerja menjengkelkan atau manuver politik kantor. 

  1. Ilmuwan

Para pria dan wanita mendedikasikan hidupnya selama di dunia kampus untuk meneliti subjek yang mereka cintai. Dan begitu memasuki dunia kerja, para ilmuwan membuat hidup nyaman dengan melanjutkan studi mereka. Menjadi seorang ilmuwan memang hanya bisa mengandalkan uang dari pemerintah. Mereka pun harus siap kala proyek terhenti di tengah jalan. Untungnya, para permitaan tenaga ilmuwan di sejumlah industri di sektor swasta dan pemerintah juga cukup banyak. 

  1. Tukan Kebun 

Pernahkah Anda melihat seseorang yang tengah berkebun sambil marah-marah? kalaupun ada mungkin jumlahnya sedikit. Inilah pekerjaan yang cukup menyenangkan secara fisik maupun mental. Menjadi petani mungkin tak bergelimang harta namun setidaknya Anda bahagia menjalaninya. 

  1. Praktisi Medis

Praktisi medis memiliki kekuatan untuk menyelamatkan nyawa, dan banyak menjadi tumpuan banyak orang. Inilah profesi yang menuntut Anda mencintainya tanpa batas. Tak dipungkiri, profesi dokter juga menyediakan penghasilan tinggi dan prestise tersendiri. 

  1. Tenaga Pemasaran dan Public Relation 

Ketika Anda memilik profesi pemasaran atau public relations, Anda ditempatkan dalam situasi kerja kompetitif, lingkungan stres tinggi, deadline yang ketat, dan tuntutan berpikir kreatif. Bagi sebagian orang, ini adalah neraka. Bagi yang lain, itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan. 

  1. Perawat

Dokter memang paling banyak diangkat jadi ide sebuah film. Dalam kenyataannya, pasien justru lebih banyak berhubungan dengan para perawat. Pekerjaan perawat membuat mereka banyak dicintai oleh para pasiennya. Perawat seperti sudah menjadi jalan hidup. Meski harus hidup dalam stres dan menghadapi pasien yang berkelakuan kasar. 

  1. Dosen 

Setiap hari menghadapi belasan mahasiswa menjengkelkan mungkin cukup mengerikan. Tapi dibalik perasaan kesal itu, menjadi seorang guru bisa membahagiakan Anda. Meski bergaji rendah, jam kerja panjang, dan setumpuk urusan administrasi, menjadi dosen adalah sebuah panggilan. Dan itulah yang membuat mereka bahagia dengan profesinya.

  1. Penata Rambut (Barber) 

Jika Anda punya penata rambut langganan, memasuki ruangan mereka menjadi sangat menyenangkan. Percakapan yang baik, lingkungan ramah, dan seluruh masalah seperti tertinggal di luar ruangan. Alasan ini pula yang membuat profesi penata rambut banyak membuat bahagia para pegawainya.

  1. Insinyur

Dari semua profesi yang ada di dunia, insinyur dianggap paling bahagia. Banyak alasan yang membuat para insinyur mencintai pekerjaan mereka. Insinyur disebut kerap tertantang untuk menyelesaikan masalah yang ada. Mirip dengan ilmuwan, mereka bisa bereksperimen dengan banyak ide. Yang pasti, insinyur juga mendapatkan gaji yang layak selain banyak tawaran pekerjaan dari beragam perusahaan hilir mudik menyambangi.

Padahal sebenarnya, menjadi guru adalah sebuah pekerjaan yang sangat mulia. Di sisi lain, menjadi guru sebenarnya juga bisa menjadi pekerjaan yang paling 'memuaskan' hati. Dilansir dari Divine Caroline, berikut delapan alasan mengapa guru adalah profesi yang paling menyenangkan

Alasan Jadi Guru PAUD Menyenangkan?


  1. Membangkitkan semangat belajar
    Ketika mengajari seseorang tentang sesuatu, mau tak mau Anda juga akan ikut belajar. Anda tak mungkin mengajari orang lain, jika tak menguasai bidang tersebut. Dengan demikian, dengan mengajar, semangat belajar dalam diri juga akan semakin bertambah. Nilai plusnya, Anda juga bertambah pandai.

    2. Berpengaruh dalam kehidupan generasi mendatang
    Guru adalah sosok yang digugu dan ditiru. Generasi muda membutuhkan sosok orang yang bisa dijadikan panutan dalam hidup mereka. Selain orang tua, guru adalah orang yang terdekat dengan mereka di sekolah. Selain ilmu tinggi, murid-murid akan mencontoh perilaku baik dan bijak yang dimiliki para guru. Sebagai guru, secara tak langsung Anda juga berpengaruh dalam perilaku dan hidup mereka di masa depan.

    3. Pekerjaan yang tak monoton
    Dibanding dengan pegawai kantoran, guru memiliki pekerjaan yang lebih dinamis dan beragam. Setiap hari Anda akan terlibat dengan aktivitas yang berbeda-beda, termasuk dari ucapan lucu para murid, tingkah polah yang menggemaskan, sampai topik pelajaran yang berbeda.

    4. 'Bos' di kelas sendiri
    Ketika pelajaran dimulai dan pintu kelas sudah ditutup, Anda adalah bos di ruang kelas Anda sendiri. Gurulah yang akan memutuskan apa yang akan terjadi hari itu, dari pelajaran yang akan dimulai, siapa yang akan maju mengerjakan soal di papan, sampai ujian dadakan. Tidak banyak pekerjaan yang memungkinkan Anda untuk bisa memberikan kebebasan seperti itu.

    5. Lebih banyak waktu untuk keluarga
    Kehidupan pekerjaan seharusnya bisa seimbang dengan kehidupan keluarga. Seorang pegawai kantoran biasanya mengalami kesulitan untuk punya waktu luang di hari kerja. Sedangkan guru, memiliki jam kerja yang lebih singkat, sesuai dengan jam anak bersekolah.

    6. Waktu libur lebih lama
    Seorang guru memiliki waktu libur yang lebih lama. Biasanya waktu libur mereka mengikuti jadwal libur murid-muridnya, misalnya di waktu libur Lebaran, dan libur semester.

    7. Menyalurkan rasa cinta pada anak-anak
    Ada banyak orang yang memiliki rasa sayang dan perhatian lebih besar pada anak-anak. Dengan menjadi guru, Anda bisa menyalurkan perasaan sayang ini dengan cara mengajari mereka untuk jadi orang yang lebih baik dalam perkembangan, kehidupan, dan kepandaian.

    8. Hiburan saat suasana hati tak baik
    Ada-ada saja tingkah atau perkataan dari murid-murid (khususnya murid TK dan SD) yang bisa memancing gelak tawa Anda. Anak-anak akan mengatakan banyak hal yang lucu dan polos. Mereka pun tak segan untuk mengungkapkan kata yang menyentuh perasaan, misalnya, perasaan sayang kepada guru.

Sumber gambar: freepik.com

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar