Cara Mengatasi Anak Susah Makan

     AnggunPaud - Banyaknya jenis makanan cepat saji dan beraneka ragam rasanya, membuat anak – anak tidak mau makan. Terlebih saat di sekolah, para pedagang berjejer menjual jajanan yang belum terjamin kesehatannya namun sangat menarik hati anak – anak untuk membeli dan menikmatinya. Sehingga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan pada anak.

     Memang tidak dipungkiri ketertarikan anak – anak akan jajanan menjadikan mereka tidak lagi suka dengan makanan yang disajikan di rumah. Untuk itu, sebaiknya para orang tua memiliki berbagai cara yang dapat menjadikan anak tetap cinta masakan orang tua di rumah. Sehingga sikap anak yang sulit untuk makan dapat teratasi, cara tersebut adalah sebagai berikut;

Pertama, libatkan diri saat anak bermain. Orang tua biasanya mengalamai kesulitan dalam membujuk anak, maka melibatkan dirinya untuk bermain bersama anak akan sangat membantu. Agar anak mau menuruti apa kata orang tua.

Kedua, Ajaklah anak untuk istirahat saat bermain. Namun, hal tersebut tidak mudah , karena anak yang sedang asyik bermain tentunya ingin terus bermain dan sulit untuk berhenti. Akan tetapi, mengajak anak untuk makan masih tetap dapat dilakukan dengan bermain peran misalnya. Orang tua berperan sebagai penjual makanan, kemudian anak menjadi pembeli. Dapat juga mengatakan “ Yuk, dibeli nasinya sama sayurnya. Enak lho!”. Tanpa di sadari anak akan mendekat dan istirahat bersama ibunya untuk menikmati hidangan rumah.

Ketiga, mengkreasikan makanan. Ada orang tua yang mengatakan, saat ini anaknya sudah bosan makan nasi dan daging. Lalu, akan makan apa?. Padahal Nasi dan daging ayam adalah makanan yang mudah disajikan. Untuk itu, mengkreasikan makanan menjadi salah satu solusi yang tepat untuk mengatasi hal tersebut. Sesungguhnya anak merasa bosan tidak mau makan dikarenakan seringnya mengonsumsi makanan dari luar. Hal tersebut dapat di cegah dengan seringnya membuat kreasi.

Keempat, tidak membiarkan anak terlalu lama bermain di luar bersama teman - temannya. Hal ini akan memberikan kesempatan anak untuk jajan. Anak yang awalnya tidak suka jajan, setelah sering bermain dengan teman yang gemar jajan, mau tidak mau anak akan meniru dan terkadang juga karena pengaruh temannya. Saat anak gemar mengonsumsi jajanan, maka perlahan akan menjauhkan anak dari makanan sehat.

Kelima, budayakan makan bersama. Keakraban sebuah keluarga akan semakin terjalin saat masing – masing anggota keluarga menyempatkan waktu untuk makan bersama. Selain itu, dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap makanan rumah yang terpenting masakan seorang ibu, dibanding makanan ala restoran atau yang lainnya.

    Demikianlah berbagai cara agar anak mau makan meskipun banyak makanan di luar sana yang begitu menarik hati anak. Namun, dengan adanya hubungan positif yang terjalin antara anak dan orang tua, anak akan cenderung menyukai makanan yang dibuat oleh orang tua. *

*Yuli kismawati, Pendidik PAUD

sumber gambar : https://www.123rf.com

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar