Berkreasi dengan Manik – Manik

     AnggunPaud -  Kemampuan bahasa seorang anak sangat dipengaruhi oleh pengalaman yang diperoleh. Maka kemampuan bahasa masing – masing anak akan sangat berbeda. Dan terkadang ada anak yang kemampuan bahasanya lebih baik dibanding anak yang lebih dewasa darinya. Seperti halnya anak dibesarkan oleh orang tua yang suka membacakan buku cerita, tentunya kemampuan bahasa anak akan berbeda dengan anak yang tidak pernah dibacakan buku oleh orang tuanya.

    Kemampuan bahasa anak akan terus berkembang saat anak sering mendengar, yang kemudian anak mampu untuk mengkomunikasikan. Sehingga kemampuan literasi anak dapat tercapai dengan optimal. Namun, kebanyakan para orang tua menginginkan anak – anaknya memiliki kemampuan literasi baik sejak dini . Meskipun terkadang masih banyak anak yang belum jelas dalam mengucapkan huruf.

    Untuk itu, agar kemampuan bahasa anak dapat berkembang dengan baik, maka perlu memberikan stimulasi melalui kegiatan yang menyenangkan sesuai dengan fitrah anak, yaitu bermain. Seperti berkreasi dengan manik – manik. Anak – anak menyukai sesuatu yang menarik bagi dirinya. Dan kebanyakan anak – anak menyukai benda – benda berwarna. Manik - manik, dapat berguna untuk mengembangkan kemampuan bahasa anak, seperti :

Pertama, Menyebutkan warna. Sebenarnya pada saat anak dapat menyebutkan warna, maka anak sudah dapat membaca. Yang kita kenal dengan membaca simbol. Mengenal warna akan menambah perbendaharaan kata pada anak. Sehingga anak mampu mengucapkan dan memahami warna. Seperti, saat anak menyebutkan nama warna sebuah manik – manik yang ditunjukkan oleh pendidik atau orang tua.

Kedua, Menyebutkan nama jumlah bilangan. Seperti dengan membilang manik – manik. Anak – anak akan dapat membilang dengan mudah . Sehingga mampu mengenal konsep bilangan serta menyebutkan jumlah bilangan tersebut. Seperti, satu , dua, tiga dan seterusnya.

Ketiga, Menyusun manik – manik menjadi huruf. Cara mudah yang dapat dilakukan untuk mengenalkan huruf serta mudah dipahami oleh anak. Anak juga akan merasa senang untuk melakukannya. Hal ini juga akan sangat menarik hati anak yang sangat aktif. Dimana anak yang aktif Jarang mau berkegiatan yang biasanya membuat anak merasa bosan. Seperti, anak yang menyusun manik – manik satu demi satu sehingga membentuk huruf.

Keempat, Menyebutkan huruf yang disusun menggunakan manik – manik. Alangkah baik memperkenalkan bunyi huruf vokal terlebih dahulu. Yang mudah dipahami oleh anak – anak. Seperti, menyusun manik – manik hingga membentuk huruf A, I, U , E dan O.

Kelima, Menyusun kata yang familiar dengan anak ataupun kata yang sesuai dengan tema. Selain menambah perbendaharaan kata, anak juga akan memperoleh pengetahuan baru akan sebuah kata yang tersusun dari huruf – huruf. Dimana huruf – huruf tersebut terbentuk dari sebuah garis lurus dan garis lengkung. Seperti, menyusun huruf A, I dan R sehingga membentuk kata AIR.

    Dengan demikian, selain kemampuan bahasa yang berkembang dengan baik, anak juga dapat sekaligus belajar membaca serta menulis tanpa harus merasa terbebani. Dan mengantarkan anak – anak memiliki kegemaran untuk membaca. Sehingga kemampuan literasi anak benar – benar tercapai karena rasa cintanya akan literasi. *

* Yuli Kismawati, Pendidik PAUD Sokawera Cilongok 

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar