Kenali Permainan Tradisional Kepada Anak

  AnggunPaud -  Tidak bisa dipungkiri bahwa dengan semakin majunya perkembangan zaman dengan diikuti kemajuan teknologi menyebabkan perubahan dalam permainan anak-anak. Permainan-permainan zaman dahulu yang sangat digemari oleh anak-anak sedikit demi sedikit tersingkir ditinggalkan dan kurang diminati lagi.

  Anak-anak saat ini menilai bahwa permainan-permainan tradisonal tersebut yang dahulu sangat popular telah ketinggalan zaman dan kuno, sebagai gantinya mereka cenderung lebih memilih apa yang ditawarkan oleh perkembangan teknologi. Banyak permainan modern saat ini yang cenderung merusak kepribadian anak-anak kita, sebagai contoh permainan game peperangan yang marak dimainkan oleh anak-anak saat ini yang menyajikan adegan pembunuhan dan perkelahian.

   Anak-anak memang dituntut untuk piawai memainkannya, di warnet game online mungkin kita bisa menyaksikan anak-anak saling berteriak dan mengumpat satu sama lain dengan kata-kata kasar terhadap teman-temannya ketika salah satu dari mereka kalah dalam permainan yang sedang dimainkan, ironis sekali.

   Sangat jauh berbeda bila dibandingkan dengan permainan-permainan pada zaman dahulu yang cenderung lebih banyak membutuhkan kemampuan keterampilan dan gerak tubuh serta interaksi dengan orang lain, permainan-permainan modern saat ini justru membuat anak-anak malas untuk beranjak dari tempat duduk mereka dan bersosialisasi dengan orang lain. Ada banyak dampak negatif yang ditimbulkan dari permainan modern daripada dampak positifnya, oleh karena itu sudah saatnya bagi para orang tua untuk tidak membebaskan anak menikmati permainan-permainan tersebut sesuka hati mereka.

   Orang tua harus menetapkan batasan antara kapan boleh memainkan permainan-permainan tersebut dan kapan harus bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Kita semua tidak bisa menolak perubahan zaman dan teknologi, namun jika perubahannya akan merusak anak-anak sudah sepatutnya orang tua bertindak. Jangan jadikan anak-anak target perubahan tersebut.

   Untuk mengatasinya tidak ada salahnya jika orang tua sesekali mengajak atau memperkenalkan kepada anak-anak permainan tradisional yang dulu sering dimainkan sewaktu kecil. Keunggulan permainan tradisional adalah menuntut anak untuk bergerak sebebas mungkin sehingga dapat melatih keterampilan motorik kasar dan halusnya.

   Untuk mengingatkan ada beberapa permainan-permainan, berikut sebagian dari banyak jenis permainan tradisional yang ada di Indonesia Indonesia, di antaranya: petak umpet /patekong, gasing, loncat tali, ular tangga , congklak, layang-layang, balap karung, egrang, dan lain-lain. Tentunya masih banyak permainan tradisonal yang dulu pernah orang tua mainkan baik secara sendiri atau beramai-ramai dengan teman sebaya.  Ajak anak-anak bermain bersama dengan orang tua dan perkenalkan kepada mereka peraturannya, jalinlah selalu kedekatan dengan anak-anak.*

*Nur Hafidz mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Purwokerto, Relawan Pustaka Rumah Kreatif Wadas Kelir.

sumber gambar : https://medium.com/@priangga9903/

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar