Penuntasan PAUD Pra SD tahun 2018 dimulai dari tanah Aceh

Jakarta-Kabupaten Bireuen, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, menjadi kabupaten pertama di tahun 2018 yang melaksanakan sosialisasi penuntasan ikut PAUD minimal satu tahun pra sekolah dasar.

Kegiatan tersebut merupakan program yang dicanangkan oleh Direktorat Pembinaan PAUD, Ditjen PAUD dan Dikmas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak tahun 2016 sebagai upaya untuk mendorong Kebupaten/Kota yang memiliki komitmen tinggi terhadap program PAUD, melacak tuntas anak yang brusia 5-6 tahun dilayani di lembaga PAUD.

Dirjen PAUD dan Dikmas, Harris Iskandar, menyampaikan dalam sambutannya saat membuka kegiatan bahwa awal tahun 2018, jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) sudah masuk dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) (23/1). “Awal yang bagus bagi dunia pendidikan anak usia dini di Indonesia dengan di tandatanganinya SPM yang didalamnya salah satunya terdapat pendidikan anak usia dini”, tegas Harris.

Kegiatan penuntasan PAUD Pra SD ini salah satunya menjadi wadah sosialisasi kepada daerah, akan adanya SPM mengenai PAUD tersebut. Dengan terbitnya SPM ini, komimen daerah terhdap pentingnya pendidikan anak usia dini akan semakin meningkat.

Seperti diketahui bersama bahwa usia 0-5 tahun adalah usia perkembangan emas, saat fisik dan otak anak berada di masa pertumbuhan terbaiknya, dimana kemampuan otak menyerap informasi sangat tinggi. Di masa ini, stimulasi pendidikan yang positif sangat penting bagi perkembangan anak,  karena stimulasi yang tidak tepat akan berdampak negatif bagi kehidupan selanjutnya dan tidak dapat diperbaiki.

Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama penuntasan ikut PAUD minimal satu tahun pra SD oleh seluruh camat di Kabupaten Bireuen, disaksikan oleh Dirjen PAUD dan Dikmas, Bupati Bireuen, dan Direktur Pembinaan PAUD.

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar