Layanan Berkualitas dari Pemda Ditunggu

JAKARTA — Pendidikan anak usia dini atau PAUD direncanakan menjadi salah satu pendidikan yang juga harus didukung pemerintah daerah selain pendidikan dasar. Sebab, PAUD, terutama anak berusia 5-6 tahun, telah dimasukkan dalam rancangan peraturan pemerintah soal standar pelayanan minimal. Direktur Pembinaan PAUD, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ella Yulaelawati, Selasa (5/12), di Jakarta, menyatakan, masuknya PAUD dalam rancangan peraturan pemerintah tentang standar pelayanan minimal (RPP SPM) merupakan perjuangan Kemdikbud agar layanan PAUD makin berkualitas. Semua anak usia dini, minimal satu tahun, mendapatkan pendidikan PAUD yang terstruktur secara berkualitas guna mempersiapkan mereka sukses masuk SD. ”Pendidikan bagi anak usia dini saat ini dianggap sebagai investasi yang semakin penting bagi suatu bangsa. Dengan adanya kewajiban pemda mendukung PAUD, kami yakin layanan PAUD berkualitas sebagai salah satu tujuan dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030 dapat tercapai,” ujar Ella. Dalam RPP SPM, jenis pelayanan dasar pada SPM pendidikan daerah yang ditetapkan adalah pendidikan dasar, pendidikan kesetaraan, dan pendidikan anak usia dini. Penetapan SPM untuk menjamin terpenuhinya hak dan kebutuhan dasar setiap warga negara yang harus disediakan oleh pemerintah.

Senjang

Ella mengatakan, sebenarnya Kemdikbud sudah mencanangkan satu desa satu PAUD. Namun, hingga saat ini baru 72,29 persen dari 74.053 desa yang punya PAUD. Akses PAUD secara nasional mencapai 72,35 persen, tetapi kesenjangannya tinggi. Akses PAUD di daerah ada yang mencapai di atas 98 persen, semisal di Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun, di Papua, Maluku, dan Kalimantan Barat masih sekitar 50 persen. Sebagian besar institusi PAUD didirikan dari inisiatif masyarakat dengan pendidik yang tidak terstandar. Presiden Direktur McKinsey & Company Indonesia Philia Wibowo dalam kajian soal panduan filantropi pendidikan di Indonesia, yang digagas Asia Philanthropy Circle, menyebutkan, PAUD jadi salah satu kegiatan filantropi yang memberi dampak besar bagi kemajuan pendidikan Indonesia. Setiap dollar yang diinvestasikan bagi PAUD berkualitas tinggi akan memberikan imbal hasil 6-17 dollar AS. Program yang bisa dilakukan dengan menyiapkan super kader di masyarakat dan mengadopsi desa untuk menyediakan PAUD bermutu.

Setiap dollar yang diinvestasikan bagi PAUD berkualitas tinggi akan memberikan imbal hasil 6-17 dollar AS.

Sumber: Harian Kompas Edisi 6 Desember 2017

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar