Tips Mengajak Anak Gemar Beribadah

     AnggunPaud - Setiap orang tua tentu ingin memiliki anak yang taat pada agama dan berbakti pada keluarga. Sudah banyak yang sampai sekarang ini remaja sudah lepas dari ibadah karena dari sejak dini anak tersebut tidak ada daya tarik dari orang tua untuk mengajari ibadah ke anak, sehingga tumbuh kembang anak ini kemungkinan besar akan jauh dari agamanya sendiri.

    Untuk itu, orangtua perlu mengajak anak gemar beribadah sejak dini. Ketika anak berusia sekitar 2 sampai 6 tahun ajarkan dia agar rajin beribadah, sesuai keyakinan agama yang dianut. Misalnya, anak muslim diajarkan salat, mengaji Alquran dan berdoa. Sedangkan anak beragama Kristen, Budha, atau Hindu dapat diajak ke gereja, wihara, dan pura serta beribadah bersama-sama.

    Ibadah sangat perlu di ajari, bila mana anak mengalami kesukaan dari hal ibadah, orang tua perlu melakukan cara yang mengasyikkan agar anak tertarik dan mau melakukannya dengan senang hati. Berikut ini adalah tips-tips untuk mengajak anak gembar ibadah.

Pertama, Buat catatan mengenai jenis ibadah yang kira-kira bisa dilakukan oleh anak, sesuai dengan usianya. Contohnya untuk anak berusia 3 tahun, jenis ibadah seperti apa yang sudah dapat dilakukan. Apakah dia sudah paham arti doa tertentu dalam bahasa Arab (bagi yang beragama Islam) atau belum?

Kedua, Berikan pengetahuan pada anak mengenai jenis-jenis ibadah yang wajib dilakukannya. Anda dapat menggunakan media seperti buku, alat peraga seperti boneka tangan, atau papan tulis yang dapat digambari sendiri oleh anak. Banyak buku tentang agama yang bisa ditemukan di toko buku untuk dijadikan rujukan mendongeng. Anda juga bisa membuat semacam sandiwara boneka agar anak tertarik mendengar pengetahuan tersebut. Selain itu, aktivitas semacam ini juga bermanfaat untuk melatih daya imajinasi anak.

Ketiga, Bagi orang tua yang beragama Islam, penting mengajari anak salat sejak dini dengan membiasakannya. Apabila anak sudah bisa mengikuti gerakan salat, tidak ada salahnya Anda mengajaknya ikut salat berjamaah ke masjid. Jika belum, beri tempat dekat sajadah agar anak dapat melihat gerakan salat orang tuanya.

Keempat, Bagi orang tua yang agamanya non-Islam, ajari anak untuk berdoa sejak usianya 2 atau 3 tahun. Tips ini juga dapat dilakukan untuk anak Muslim. Semakin belia usia anak, biasanya semakin baik daya ingatnya. Ajarkan doa sehari-hari dulu, misalnya doa sebelum makan, sebelum tidur, di dalam perjalanan, dan lain-lain.

Kelima, Ajak anak mengunjungi rumah ibadah, seperti masjid, gereja, wihara, atau pura, sesuai agama mereka. Kemudian, ajak anak berkenalan dengan imam atau muazin masjid, pendeta, biksu, atau pendeta Hindu saat berkunjung ke masing-masing rumah ibadah itu. Beri tahu bahwa mereka dapat bertanya mengenai ibadah kepada tokoh agama tersebut, tanpa sungkan.*

*Nur Hafidz mahasiswa IAIN Purwokerto, Kampung Literasi Rumah Keatif Wadas Kelir.

sumber gambar : http://www.nsac.bc.ca/news/praying-for-with-children

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar