Menanamkan Sifat Jujur Anak

AnggunPaud - Jujur adalah suatu prilaku yang mencerminkan adanya kesesuaian antara hati, perkataan dan perbuatan. Apa yang diniatkan oleh hati, diucapkan oleh lisan atau mulut dan di gambarkan dalam perbuatan memang itulah yang sesungguhnya terjadi dan sebenarnya. Kita sering menjumpai anak berbohong, untuk menghalangi hal tersebut perlu ada tekanan kegiatan semata untuk mendidik anak seperti bermain dengan teman, berbagi, yang penting melakukan yang beraspek nilai pendidikan.

Dengan adanya ini sebagai tolak ukur anak untuk mengenal pendidikan sebagai dasar. Fenomena tersebut sering dirasakan kepada orang tua, misal apabila ia ditanya ‘‘sudakah kamu mengaji nak?’’, lalu ia jawab ‘‘iya... saya sudah mengaji bu..!’’. Namun temannya mengatakan kepada orang tuanya, bahwa anakn tersebut sebenarnya tidak mengajai tetapi malah bermain. 

Dari contoh di atas bisa disimpulkan bahwa anak perlu diajari jujur agar pertumbuhan saat fase dewasa tidak mengalami keburukan dalam nilai moral. Berikut kiat-kiat mengajari sifat jujur kepada Anak.

Pertama, Reward Kebenaran. Orang tua mengajak anak berbuat baik seperti perkataan yang baik, sopan santun agar anak dapat meniru pola yang sebagaimana menurut orang tua itu benar. Ini akan membangun kepercayaan diri dan memperkuat perilaku positif.

Kedua, Biarkan anak anda tahu kebenaran. Anak harus tahu bahwa terlepas dari apa yang mereka lakukan, mereka selalu harus mengatakan yang sebenarnya. Kebenaran selalu mengalahkan segala sesuatu apa pun. Tentu, akan ada konsekuensi atas kesalahan mereka. Beberapa konsekuensi alami atas tindakan mereka dan beberapa akan diputuskan. Tapi akibatnya akan lebih buruk lagi jika anak berbohong. Hal yang perlu diperhatikan bahwa yang paling penting adalah bagi mereka untuk mengatakan yang sebenarnya tidak peduli apa.

Ketiga, Dorong anak untuk mencari jujur.  Jika teman-teman anak anda berbohong dan menipu, kemungkinan besar bahwa mereka akan terkena imbasnya juga. Tapi kalau teman-teman dekat si anak itu terhormat dan jujur, maka anak akan timbul menjadi sama. Ajarkan anak untuk bergaul dengan anak-anak yang jujur dan dapat dipercaya. Anak yang tumbuh dalam kejujuran akan mempunyai adab dan tatakrama terhadap orang tua ataupun orang lain.

Keempat, Model Kebenaran, ada satu pekerjaan yang semua orang tua berbagi menjadi panutan bagi anak-anak mereka. Mengajak anak menonton flm di tv tentang kerugian orang yang tidak jujur, kesempatan ini akan meniru anak bergaya setelah nonton, lalu anak ditanya ‘‘apa akibat dari orang yang tidak jujur nak?’’. Jawaban dari anak akan merasa dirinya tidak akan berbohong bahwa adanya kejujuran akan membawa ketenangan dan keberanian.

Sikap kreatif anak itu tergantung pendidik, jika pendidikan di konsep dengan model kreatif maka mereka akan mengalami pertumbuhan dengan baik. Kejujuran sangat penting ditanamkan. Dengan adanya benih kejujuran anak akan memiliki sikap positif dalam kehidupannya.*

Nur Hafidz mahasiswa IAIN Purwokerto program studi PIAUD [Pendidikan Islam Anak Usia Dini ] pegiat PIAUD STUDIO

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar