PAUD Harusnya Menjadi Investasi Negara

Dirjen PAUD dan Dikmas, Harris Iskandar, menyampaikan bahwa pendidikan anak usia dini (PAUD) harusnya bukan hanya menjadi investasi individu saja, melainkan investasi negara.

Hal tersebut disampaikan Harris saat membuka kegiatan Sosialisasi Pencanangan Penuntasan Ikut PAUD Satu Tahun Pra Sekolah Dasar di Kabupaten Bandung yang bertempat di gedung M. Toha (3/8). “Negara harusnya sudah mulai berinvestasi dengan PAUD, bukan hanya individu saja”, Ujar Harris.

Menurut berbagai hasil penilitain, usia 0-5 tahun adalah usia perkembangan emas, saat fisik dan otak anak berada di masa pertumbuhan terbaiknya, dimana kemampuan otak menyerap informasi sangat tinggi. Di masa ini, stimulasi pendidikan yang positif sangat penting bagi perkembangan anak,  karena stimulasi yang tidak tepat akan berdampak negatif bagi kehidupan selanjutnya dan tidak dapat diperbaiki.

Menurut penilitian Heckman (2003), PAUD yang baik merupakan investasi yang lebih cost effective, anak yang mengikuti PAUD dengan baik kelak mampu mengembalikan investasi beberapa kali lipat dibandingkan investasi serupa  yang  diberikan  setelah usia sekolah (di pendidikan sekolah) dan usia dewasa  (job training).

Penuntasan Ikut PAUD Satu Tahun Pra Sekolah Dasar merupakan program pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang diperuntukan bagi daerah-daerah yang siap dan memiliki komitmen tinggi agar setiap anak dapat terlayani PAUD minimal satu tahun sebelum masuk jenjang pendidikan dasar. Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama yang dilakukan oleh setiap Camat di Kabupaten/Kota bersama dengan kepala daerahnya mengenai penuntasan ikut PAUD satu tahun pra sekolah dasar.

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar