Kesadaran Ikut PAUD di Tanah Perbatasan

Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang menjadi wilayah perbatasan. Kabupaten tersebut berbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu Timor Leste. Meskipun menjadi salah satu wilayah terluar di negeri ini, tidak menjadi penghambat dalam hal kesadaran akan pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini di wilayah tersebut.

Sosialisasi Penuntasan Ikut PAUD Satu Tahun Pra SD yang merupakan program pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Pembinaan PAUD, telah dilaksanakan di Kabupaten Belu, pada Kamis (6/7), di Aula Gedung Betelalenok, Atambua, Kabupaten Belu.

“Kabupaten yang telah melaksanakan kegiatan ini akan menjadi leader bagi kabupaten lainnya di Indonesia dalam hal pendidikan anak usia dini”, ujar Dirjen PAUD dan Dikmas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Harris Iskandar, saat membuka kegiatan tersebut.

“Kabupaten bisa mendeklarasikan wajib PAUD di daerahnya, mendahului nasional yang saat ini sedang dalam proses menuju kearah sana”, lanjut Harris.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Bupati Belu, Willybrodus Lay, Direktur Pembinaan PAUD, Ella Yualelawati, serta para pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten Belu dan Direktorat Pembinaan PAUD.

Dalam kesempatan tersebut juga Direktorat Pembinaan PAUD memberikan bantuan kepada Kabupaten Belu dengan total bantuan yaitu Rp.650.000.000 yang terdiri dari bantuan-bantuan untuk mendukung kemajuan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Belu.

Selain bantuan, Direktorat Pembinaan PAUD juga memberikan pelatihan Kurikulum 2013 PAUD kepada para pendidik PAUD di Kabupaten Belu dengan tim pelatihan berasal dari Subdirektorat Kurikulum, Direktorat Pembinaan PAUD.

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar