Main Bola, Yuk?

     AnggunPaud -  Ketika kami berdua asyik membuka buku Seri Petualangan “Yuk Belajar Sains” Gaya dan Gerak. Mevlana (3 Thn) sangat asyik memperhatikan gambar bola yang berada didalam baskom bisa melambung terdorong ke atas. Sepertinya dia penasaran dengan bola itu. Langsung saja saya mengajaknya ke kamar mandi dan membawa serta bolanya. Selanjutnya kami meletakkan bola tersebut ke dalam baskom yang berisi air kemudian di tenggelamkan lalu di lepas…..ahaaaai… bola langsung melambung ke atas dan dia tertawa.

     Selanjutnya ia lakukan sendiri berulang-ulang dengan perasaan senang walaupun sesekali wajahnya kecipratan air reaksi dari bola yang melambung. Kegembiraan Mevlana tersebut pasti juga akan dirasakan pula oleh buah hati Anda. Selain bola yang di tenggelamkan di dalam air, ada banyak jenis permainan bola yang dapat kita mainkan bersama-sama si kecil. Misalkan bermain lempar dan tangkap bola hal ini yang paling degemari anak-anak.

     Ternyata permainan itu di samping membuat hati dan perasaan senang, permainan itu juga mengandung banyak manfaat, kata Dr. Lindana Sastra, Sp. A, dr spesialis anak, Brawijaya Women and Children Hospital, Jakarta. Permainan lempar tangkap bola bermanfaat untuk koordinasi tangan dan mata.

     Dalam permainan ini, kontak dengan ibunya juga tetap terjaga karena ibu melempar dan batita menangkap atau sebaliknya. Selain bermain lempar tangkap bola bisa juga dilakukan dengan cara menggelindingkannya. Seperti bermain bowling. Duduklah berhadapan saling jauh pada batita,sampaikan padanya bahwa ia harus menggelindingkan bola tepat berada diantara dua kaki Anda, atau dua tumpukan kardus atau dua tumpukan buku. Atau atur botol-botol plastik tepat di depan Anda kemudian mintalah dia untuk menggelindingkan dan mengarahkan bolanya pada botol-botol yang telah diatur. Aktifitas menggelinding ini agak sulit dilakukan oleh balita karena membutuhkan lebih banyak fokus dan kontrol.

     Menenggelamkan, melempar dan menggelindingkan bola membantu batita dalam mengembangkan koordinasi tangan dan mata. Skill penting ini sangat diperlukan tidak hanya dalam permainan saja, tapi lebih dari itu, nantinya anak akan terampil makan, menggambar dan menulis. Selanjutnya menendang bola juga menjadi permainan yang paling menyenangkan bagi si kecil. Bahkan Lama sebelum batita bisa melakukan aktifitas melempar dan menangkap bola, sebenarnya kaki-kaki mereka bisa dimanfaatkan untuk menendang bola. Manfaat menendang bola adalah melatih memperkuat otot-otot matanya, karena ketika menendang otot-otot mata si kecil tertuju pada bola yang bergerak dan sekaligus membangun koordinasi.

     Menendang bola akan membantu memperkuat otot-otot kaki si kecil untuk berjalan, berlari, meloncat-loncat, melompat, mendaki dan lain-lain. Selain sepak bola batita, Anda juga bisa mengajak si kecil untuk bermain bola basket batita. Bola basket ala batita bisa menggunakan keranjang cucian sebagai basketnya. Mintalah si kecil untuk memasukkan bolanya kedalam keranjang pakaian yang kosong. Anda dapat meletakkan keranjang tersebut di atas kursi atau membantu memegang keranjang tersbut dan bergerak menuju bola si kecil agar bolanya bisa masuk keranjang.

     Permainan ini bagus untuk mengembangkan koordinasi tangan dan mata. Atau bila sedang melipat cucian Anda bisa menggulung kaos kaki dan membentuk bola kecil lalu mintalah pada si kecil untuk melemparkannya ke dalam keranjang. Bila berhasil masuk berikan ciuman, tepuk tangan serta pujian padanya. Hal ini tentunya juga dapat mengasah emosional si kecil agar ia tidak putus asa untuk terus berjuang memasukkan bola-bolanya. Menyenangkan bukan? Nah sekarang kita ajak si kecil bermain bola, Yuk! *

*Sri Wahyuni

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar