Manfaat Playdoh dan Cara Membuatnya

Anak-anak tumbuh dengan ciri khasnya: aktif bergerak, mencintai bermain (homo ludens), dan penuh imajinasi. Permainan-permainan yang mereka mainkan bisa saja terlihat sederhana dan sepele di mata kita sebagai individu dewasa. Tapi, dalam imajinasi anak, permainan adalah tempat mempelajari sesuatu yang sangat mengasyikkan.

Namun, tak jarang, para orang tua menganggap bahwa semakin canggih dan mahal harga sebuah permainan, akan membuat anak semakin bahagia. Akhirnya, tidak sedikit anak yang kemudian disuguhi berbagai permainan instan seperti mobil remote control, games-games di tablet, atau banyak permainan lain yang cenderung kurang mengasah keterampilan motorik dan imajinasi anak. Akibatnya, anak tidak lagi senang untuk aktif bergerak, cenderung bermain pasif (menatap layar komputer/tablet), dan tidak kreatif.

Demi menghindarkan hal tersebut terjadi pada anak-anak kita, sebaiknya sebagai orang tua, kita mulai berpikir untuk menghadirkan permainan-permainan yang edukatif bagi mereka. Salah satu permainan yang tepat untuk melatih motorik sekaligus imajinasi anak adalah playdoh. Mainan bertekstur lembek, lentur, dan berwarna-warni yang berasal dari benua Amerika ini memang cenderung mahal. Maka, kita bisa ajak anak-anak untuk membuatnya sendiri di rumah. Anak-anak pasti akan sangat antusias dengan hal ini.

Berikut langkah-langkah membuat playdoh bersama si buah hati. Pertama, siapkah bahan-bahan yang semuanya bisa didapat di dapur Anda, yaitu 2 cangkir tepung terigu, 1 cangkir garam halus, 2 sendok tepung maizena, 2 sendok minyak goreng, air biasa secukupnya, dan pewarna makanan.

Kedua, campur tepung terigu, tepung maizena, dan garam, lalu aduk sampai rata.

Ketiga, siapkan air, lalu tuang sedikit demi sedikit ke campuran tepung tadi sampai bisa dibuat bulatan.

Keempat, masukkan minyak ke dalam adonan tepung agar tidak lengket. Ada juga yang menggunakan sabun atau cairan pencuci piring. Namun, minyak cenderung lebih aman, untuk mengantisipasi playdoh jangan sampai tertelan oleh anak.

Kelima, bagi adonan tadi menjadi beberapa bagian, lalu teteskan pewarna sesuai keinginan. Playdoh siap digunakan sebagai bahan permainan yang menarik dan edukatif bagi anak-anak. Ajak mereka belajar membuat berbagai bentuk benda. Hal ini akan mengasah saraf motoriknya agar semakin sempurna.

Mintalah anak untuk menceritakan tentang benda-benda yang dibentuknya. Hal ini akan mengasah imajinasi dan kemampuan linguistiknya. Selain mengasah motorik dan imajinasinya, dari kegiatan tersebut anak akan belajar bahwa permainan yang menarik tidak harus mahal. Secara tidak langsung, orang tua mengajarkan pola hidup sederhana pada anak. Sebab, setelah digunakan, kita bisa menyimpan playdoh tersebut ke dalam wadah kedap udara lalu memasukkannya ke dalam almari es agar tidak kaku dan keras. Lain waktu, anak bisa menggunakannya kembali untuk bermain. Selamat mencoba dan berkreasi dengan si kecil. *

 

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar