Bernyanyi Seimbangkan Otak Kanan dan Otak Kiri

     AnggunPaud - Anak yang pintar belum tentu masa depannya cerah dan sukses. Untuk itu, selain kemampuan kognitif yang baik, anak harus memiliki kemampuan berorganisasi dan bersosialisasi dengan baik. Hal tersebut bisa diperoleh bila otak kanan dan otak kiri anak seimbang dan berfungsi optimal. Setidaknya untuk menyeimbangkan otak kanan dan otak kiri anak dapat dilakukan lewat kegiatan bernyanyi. Mengapa bernyanyi? Karena bernyanyi merupakan kegiatan yang dapat dinikmati oleh berbagai usia.

    Selain itu, kegiatan ini juga bisa dijadikan sebagai sarana untuk mengekspresikan diri dan mencerdaskan pribadi anak. Dengan mengajari anak bernyanyi lagu-lagu sesuai dengan usianya tentu bermanfaat bagi perkembangan anak. Apalagi mengajari bernyanyi yang dikemas melalui sebuah permainan. Pasti sangat mengasyikkan. Berikut ini adalah salah satu cara yang dapat menyeimbangkan otak kanan dan kiri anak lewat bernyanyi yang dikemas dalam bentuk permainan.

Pertama, aturlah posisi duduk anak senyaman mungkin sebelum bernyanyi. Bisa di pangkuan dan juga duduk di kursi depan. Usahakan anak dan orang tua saling bertatap muka. Perhatikan pula jaraknya, karena disitulah pola interaksi anak dan orang tua bisa tetap terbangun.

Kedua, pilihlah lagu pendek yang bisa dinyanyikan anak-anak. Misalnya, Balonku Ada Lima, Topi Saya Bundar, atau lagu lain yang kata-katanya bisa diganti sesuai nama anak. Hal ini akan menjadikan berkesan dan menjadi kepuasan pada diri anak.

Ketiga, jika memungkinkan masukkan nama anak sesering mungkin dalam lagu. Misalnya, ketika orang tua menyanyikan Topi Saya Bundar, orang tua bisa mengganti kata “saya” dengan nama anak. Dari sini otak kanan dan kiri anak akan berkolaborasi dan terbiasa untuk seimbang.

Keempat, gunakanlah sebanyak mungkin kreasi. Seperti menyebut nama adik, kakak, ayah, bunda, atau nama-nama hewan dan tumbuhan yang ada disekelilingnya. Sambil bernyanyi, orang tua bisa memvisualisasikan lagu dengan menunjuk objek yang dinyanyikan. Misalnya, saat sedang menyanyikan lagu Cicak-cicak di Dinding, sambil menunjuk cicak yang sedang menempel di dinding dan sebagainya.

Kelima, putarlah lagu anak secara berulang. Hal ini dilakukan agar anak bisa hafal dan paham tentang apa yang dinyanyikan. Sehingga keseimbangan otak kanan dan otak kiri anak terlatih dan terjaga. Dari sinilah, ketika kelima cara di atas dilakukan maka akan tercipta anak-anak yang cerdas dan kreatif. Bukankah anak-anak seperti itu yang diimpikan? Selamat mencoba!

sumber gambar : www.musicbus.com

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar