Pengasuhan Positif di Era Digital

    AnggunPaud - Pengasuhan Positif di Era digital Era digital kerap membuat orang tua sulit mengawasi anak. Orang tua yang sibuk terkadang tidak memperhatikan perkembangan dan aktivitas anak. Akibatnya pertumbuhan dan perkembangan anak tidak optimal. Banyak hal yang harus diperhatikan Orang tua terhadap anak pada era digital ini. Seiring perkembangan zaman, suka atau tidak suka orangtua tidak melulu melarang anaknya untuk berinteraksi dengan dunia digital.

    Hal itu disebabkan karena memang anak sedang mengalami zaman pra-millenium, di mana sekarang anak tidak hanya bersentuhan dengan digitalisasi. Akan tetapi, orang tua memang harus membiarkan anak untuk berinteraksi dengan pola perkembangan yang ada bahkan dituntut untuk melek teknologi. Namun, sebagai orang tua yang baik. Pola asuh terhadap anak tidak dapat dibiarkan begitu saja. Orang tua juga perlu melakukan pendampingan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Berikut hal-hal positif yang perlu diperhatikan orang tua pada anak:

Pertama, Kesehatan. Anak yang hidup di era digital banyak berinteraksi dengan dunia digital. Hal ini membuat anak jarang sekali bergerak. Anak yang sering sekali bermain gadget akan menurunkan kualitas mata anak. Tentu, anak akan mengalami kontak mata pada usia dini. Sebagai orang tua, anak harus di arahkan agar tidak terjebak pada dunianya sehingga mengabaikan kesehatan anak.

Kedua, Pola tidur. Anak yang kurang tidur tentu akan terlihat lesu dan lemah. Hal ini bisa disebabkan karena anak yang terlalu asyik bermain gadget sehingga menunda waktu tidur. Orang tua perlu memberikan perhatian jadwal tidur anak jika anak mulai terlihat lemah dan tidak bersemangat.

Ketiga, Waktu. Ungkapan waktu ibarat pisau bermata dua memang benar. Anak yang terjebak dan dikendalikan teknologi tentu akan mengacaukan aktivitas belajarnya. Orang tua perlu mengawasi anak dalam memanfaatkan teknologi. Berikanlah batas waktu secukupnya untuk anak dalam berinteraksi dengan teknologi. Dengan begitu, anak mengerti bahwa waktu sangatlah berharga.

Keempat. Ciptakan lingkungan belajar. Isilah program atau aplikasi yang berbasis pembelajaran pada setiap teknologi yang ada di sekitar anak. Misalnya gadget yang berisi aplikasi pendukung belajar anak atau tontonan televisi yang berisi pendidikan yang sesuai dengan pertumbuhan anak.

Kelima, Kasih sayang dan perhatian. Jangan sampai orang tua membiarkan teknologi menjadi pusat perhatian anak. Keluarga adalah yang utama dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangannya. Orang tua harus lebih sering memberikan bentuk kasih sayang dan perhatian pada anak. Anak yang memiliki rasa kasih sayang tentu didapatkan dari keluarga terutama orang tua bukannya teknologi.*

*(Muhamad Iqbal¬-Pendongeng Anak)

sumber gambar : www.wajibbaca.com

 

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar