Ajak Anak Mengaji Saat Ramadhan

    AnggunPaud - Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan bulan yang dinanti-nantikan umat Islam. Banyak kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh orang-orang karena setiap perbuatan baik akan diberikan pahala yang berlipat-lipat. Momen Ramadhan tentu harus dimanfaatkan secara optimal untuk melakukan berbagai hal baik tidak hanya untuk orang dewasa saja tetapi juga anak-anak.

    Bulan ramadhan yang identik dengan kebiasaan anak-anak memainkan petasan tentu menjadi perhatian banyak kalangan termasuk orang tua. Untuk menggantikan hal tersebut, maka orang tua harus pandai-pandai mencari kegiatan lain yang lebih edukatif dan menyenangkan. Salah satunya adalah mengajak anak mengaji. Berikut ini beberapa hal yang bisa orang tua terapkan saat mengajak anak-anak untu mengaji:

Pertama, beri tahu anak manfaat mengaji. Orang tua harus bisa menjelaskan apa sih manfaat mengaji? Kenapa harus memilih mengaji daripada bermain petasan? Berikan penjelasan-penjelsan yang bisa dipahami anak dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami anak. Misalnya “adek, petasan itu berbahaya loh! Kalo mengenai tangan nanti tangan adek terluka dan berdarah, adek mau?” kalau anak menggeleng lalu berikan penguatan. “adek mau disayang Allah dan orang tua?” kalau mau, maka adek harus melakukan hal-hal yang Allah sukai. Salah satunya mengaji, kalo adek disayang Allah, maka apa yang adek minta insyaAllah akan dikabulkan dan tentunya makin disayang orang tua”.

Kedua, ajak anak mengaji di mushalla, masjid, atau TPA. Ajak anak untuk mengaji setiap pagi, sore, atau malam. Orang tua bisa mengatur waktu yang sesuai dengan yang anak inginkan. Ajak anak seraya memberi motivasi agar anak semakin suka untuk berangkat mengaji.

Ketiga, berilah keteladanan. Orang tua harus memberi keteladanan untuk anak. Ketika orang tua menyuruh anak mengaji maka orang tua pun harus melakukan hal yang sama. Bila perlu ajak anak untuk mengaji bersama-sama dan kondisikan dalam suasana menyenangkan agar anak terus tertarik untuk mengaji bersama.

Keempat, berikan penguatan dan apresiasi untuk anak. Orang tua wajib memberikan penguatan serta apresiasi kepada anak. Hal ini akan memupuk semangat anak untuk terus berangkat mengaji. Orang tua juga bisa memberikan reward yang menarik, seperti apabila anak rajin mengaji, maka ibu akan membuat masakan yang paling anak sukai. *

*(Feny Nida Fitriyani, mahasiswa Pascasarjana Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).

sumber gambar : www.pinterest.com

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar