Agar Anak Nyaman di Perjalanan

     AnggunPaud - Di Indonesia, bulan Ramadhan identik dengan kata mudik. Sejak jauh-jauh hari sebelum Idul Fitri, keluarga biasanya telah menyusun rencana mudik ini. Ada yang memilih menggunakan moda transportasi umum, ada juga yang memilih menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil. Namun, tidak jarang orang tua lupa memperhatikan kesiapan anak-anaknya untuk menempuh perjalanan mudik itu. Sebab, membawa anak berpergian jauh bisa dikatakan ‘gampang-gampang susah’. Anak-anak bisa saja rewel di perjalanan karena merasa bosan dan lelah.

     Beberapa tips di bawah ini dapat diterapkan para orang tua untuk membuat anak merasa nyaman selama perjalanan mudik.

     Pertama, beri tahu rencana mudik pada anak. Ceritakan pada anak-anak tentang rencana mudik, mulai dari penggunaan jenis transportasi, hal-hal yang harus dipersiapkan, lama jarak tempuh, sampai kota-kota yang akan dilewati. Hal itu akan membuat anak antusias pada kegiatan mudik.

     Kedua, libatkan anak saat packing barang bawaan. Kegiatan ini mungkin bisa dilakukan bersama anak berusia 4 tahun ke atas. Mempersiapakan barang bawaan bersama anak akan membuatnya merasa ikut bertanggung jawab dalam perjalanan. Hal itu akan mengurangi rasa manja dan keinginan mengeluh karena lelah dan bosan. Ia akan merasa bahwa perjalanan itu bukan hanya milik orang tuanya, tetapi juga miliknya.

     Ketiga, persiapkan permainan-permainan seru. Ketika anak mulai bosan, kita bisa ajak mereka bermain, seperti bermain tebak-tebakan (tebak lagu, tebak angka, tebak suara hewan), bermain ABC lima dasar (mencari nama binatang, nama kota, nama buah), membuat origami, menggambar di atas kaca dengan uap, atau menyanyi bersama.

     Keempat, bercerita. Membawa buku dongeng kesukaan anak atau bercerita menggunakan boneka jari adalah hal yang menarik. Ajak anak untuk bercerita tentang perjalanan mudiknya itu. Sisipkan cerita-cerita lucu yang bisa membuat anak tertawa. Hal itu akan mengurangi kebosanan di perjalanan.

     Kelima, menonton video/film edukatif. Saat anak mulai lelah dan keinginan bermain menurun, kita bisa mengajaknya menonton video atau film-film edukatif di tablet. Kita bisa mengunduhnya di banyak laman, baik secara gratis maupun berbayar.

     Keenam, persiapkan bekal. Persiapkan makanan atau snack kesukaan anak. Anak bisa saja rewel karena merasa lapar. Membawa bekal kesukaannya bisa sangat menghibur saat perjalanan.

     Ketujuh, membuat dokumentasi perjalanan. Ajak anak berswafoto atau sekedar merekam momen-momen di perjalanan. Jangan ragu berhenti di tempat-tempat yang jarang ditemui anak untuk mendokumentasikannya sambil beristirahat. Dokumentasi tersebut juga bisa menjadi topik dan bukti otentik yang sangat menarik bagi anak ketika ingin bercerita pada keluarga atau teman-temannya.

     Aktivitas-aktivitas seru tadi tidak hanya akan membuat anak betah dan lupa pada lelah, tetapi juga menstimulasi kecerdasan dan kreativitasnya karena sarat akan ilmu pengetahuan. Selamat menyambut mudik dan selamat mencoba!

Sumber gambar: http://nova.grid.id/Embed/Plesir/Tips-Plesiran/15-Hal-Penting-Persiapan-Mudik-Bareng-Si-Kecil-Saat-Lebaran

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar