Permainan Berbasis Air Murah Kreatif

   Anggunpaud -  Di akhir pekan dan hari libur lainnya orang tua bisa merencanakan kegiatan bersama dengan anak-anak dalam bentuk permainan. Kegiatan ini pun bisa menjadi sumber ide untuk para guru PAUD. Dunia anak adalah dunia bermain. Terlebih lagi jika usia anak masih di bawah 10 tahun.

    Dengan bermain yang terarah maka anak akan memperoleh kesempatan memunculkan rasa keberanian dan potensi yang ada pada dirinya. Dengan bermain ada kesempatan bagi anak untuk menggunakan seluruh kemampuan panca indera sehingga dapat berkembang seutuhnya, baik kemampuan fisik, intelektual maupun sosial (bahasa, emosional dan perilaku).

    Bermain bersama ayah, ibu dan anak anak tentunya akan meningkatkan “bonding” dan memperkuat tali kasih sayang sesama anggota keluarga. Kegiatan ini tidak harus mengeluarkan dana yang besar. Hanya dibutuhkan beberapa ide kreatif saja. Berikut lima ide permainan air yang murah meriah dan kreatif untuk dilakukan bersama anak anak :

pertama, membuat gelembung balon dari air sabun. Siapkan cawan, sabun (sabun mandi, sabun deterjen, sabun colek, pastikan aman bagi anak), sedotan atau kawat yang dibentuk seperti angka 9.

kedua, mengumpulkan benda di sekitar yang bisa tenggelam dan mengapung. Air disiapkan dalam ember besar. Berlomba menentukan mana benda yang dapat mengapung dan mana yang tenggelam. Tak lupa orang tua memberi tahu ciri ciri atau sifat benda benda tersebut sebelum permainan dimulai.

ketiga, membuat campuran warna Siapkan cat warna berbentuk pasta, air dan beberapa cawan. Larutkan aneka warna untuk menghasilkan warna warna sekunder dan tersier. Bisa juga dikombinasi dengan aktivitas melukis.

keempat, mengisi air di dalam aneka bentuk dan ukuran tempat. Siapkan botol, ember, gayung, panci atau barang lain yang ada di sekitar kita. Dengan permainan ini, anak bisa mempelajari mengenai sifat sifat air.

kelima, melakukan kegiatan rumah tangga (life skill) seperti mencuci kendaraan bersama, mencuci pakaian atau mencuci piring bersama. Siapkan mainan perkakas rumah tangga berbahan plastik untuk anak balita latihan mencuci piring.

    Melalui lima ide permainan ini, anak anak akan mendapatkan pengalaman dan wawasan tentang sifat sifat air. Mereka juga dapat mengeksplorasi kemampuan sensorik dan motorik sambil bermain. Perkembangan motorik kasar terjadi ketika anak bermain air seperti memindahkan air ke dalam aneka bentuk wadah. Mereka harus memiliki keseimbangan dan kekuatan.

    Perkembangan kognitif terjadi saat anak anak melakukan permainan dengan mengamati, mengukur dan bereksplorasi seperti saat membuat campuran warna, membedakan benda yang tenggelam dan mengapung, membuat gelembung sabun juga ketika mengisi air dalam aneka ukuran tempat air. Perkembangan sosial emosional terjadi saat anak bermain dengan perasaan senang, riang, gembira sehingga mereka puas dalam permainan ini.

  Penghargaan berupa pujian dan ucapan terimakasih dari ayah ibu setelah mereka selesai membantu mencuci kendaraan tentunya akan membuat anak anak merasa bangga dan puas.  Aktivitas bermain bisa menjadi sarana belajar dan mempererat hubungan dalam keluarga.*

(*Dhika Suhada, Makassar)

Bagikan Artikel Ini

Komentar (1)

  • Yanto Musthofa

    Kemajuan teknologi dari waktu ke waktu menjadikan mainan anak meningkat daya tariknya. Bentuk dan desainnya semakin kaya, dan unsur otomatisasinya pun semakin besar. Semakin besar unsur otomatisasi dalam mainan, berarti semakin sedikit upaya anak usia dini untuk memainkannya. Artinya, semakin sedikit pula proses belajar yang terjadi pada anak usia dini saat memainkan mainan. Mainan sangat menghibur, tapi sangat sedikit manfaatnya untuk pembelajaran. Kalau saja para orangtua menyadari jenis-jenis main yang dibutuhkan anak usia dini, maka mereka tak akan tergoda oleh daya tarik teknologi pada mainan. Malah, kotak karton bekas kemasan susu bisa jauh lebih berharga ketimbang mainan elektronik berharga ratusan ribu atau jutaan rupiah. https://peduliusiadini.blogspot.co.id/2017/05/cara-bijak-memilih-mainan-anak.html

    2017-06-18 11:11:00

Silahkan Login untuk memberi komentar