Langkah Sederhana Bentuk Anak Menjadi Hebat

     AnggunPaud - Siapa yang tidak kenal dengan Soekarno, BJ Habibie, Enstein, Mahatma Ghandi, dan Khoirul Tanjung. Mereka semua adalah orang-orang hebat yang mampu memberikan dampak positif bagi orang-orang di sekelilingnya maupun masyarakat luas. Misalnya, sosok BJ Habibie dengan kehebatannya ia mampu menciptakan sebuah pesawat yang hingga kini kita merasakan manfaatnya.

     Orang tua mana yang tidak menginginkan anak-anaknya menjadi hebat seperti mereka. Setiap orang tua pastilah mengharapkan anaknya tampil dengan kehebatan-kehebatan yang dimilikinya. Sehingga bisa membuat bangga anak itu sendiri dan orang tuanya. Untuk membentuk anak menjadi hebat ini, setidaknya ada lima langkah sederhana yang perlu dilakukan beberapa pembiasaan di dalam lingkungan keluarga.

Pertama, tunjukkan kasih sayang pada anak. Ekspresi sayang orang tua pada anak ternyata sangat membantu perkembangan otak. Untuk itu, jangan segan-segan memberi kasih snyang melalui senyuman, kata penyemangat berupa pujian, dan dengan cara-cara yang lainnya. Semakin banyak kasih sayang yang diberikan maka anak akan lebih mudah bersosialisasi dengan teman-teman di sekitarnya dan akhirnya menambah prestasi anak dalam belajar.

Kedua, sempatkanlah waktu bertemu dan ngobrol dengan anak untuk melatih komunikasinya. Karena dengan sering berinteraksi inilah kemampuan dan keterampilan berbahasa anak akan berkembang. Bila perlu orang tua dapat mengajak anak ke tempat hiburan atau tempat yang seru, yang membuat anak banyak bertanya dan merasa senang. Dengan cara seperti itu anak aktif untuk berkomunikasi.

Ketiga, sering-seringlah untuk membacakan cerita anak sejak kecil. Anak yang diperdengarkan cerita sejak kecil akan selalu diingatnya. Apalagi cerita yang dibacakan tentang kisah orang hebat, kisah pemberani, dan kisah-kisah lainnya. Pasti anak akan termotivasi untuk melakukan apa yang didengar dan diingatnya. Kita pasti pernah mendengar bahwa IQ orang tua sangat mempengaruhi IQ anaknya. Oleh karenanya, bila perlu orang tua menyediakan di dalam rumahnya perpustakaan mini atau ruang baca yang menyenangkan bagi anak.

Keempat, ajaklah anak untuk bermain bersama. Karena dunia anak pada hakikatnya adalah dunia bermain. Selain itu, melalui bermain secara disadari maupun tidak dapat meningkatkan kecerdasan seorang anak. Orang tua sesekali dapat bermain bersama anak dengan memainkan permainan tradisional seperti bermain petak umpet untuk melatih memecahkan sebuah masalah anak, bermain gobak sodor untuk melatih menyusun strategi, pasar-pasaran untuk melatih kecerdasan linguistic dan keterampilan sosial pada anak, dan permainan-permainan lainnya yang dapat meningkatkan kecerdasan anak.

Kelima, tanamkan kedisiplinan anak dalam keluarga. Misalnya saat makan dan minum dibiasakan di ruang makan keluarga. Menciptakan kondisi lingkungan belajar anak sesuai waktu yang telah disepakati berasama anak dan orang tua. Orang tua mengatur waktu bermain anak yang akan dihabiskan. Sehingga, dengan kedisiplinan ini anak secara tidak langsung diajari mengatur waktu yang baik dan pada akhirnya ketika anak dewasa dapat mengatur waktunya sendiri untuk mencapai rencana-rencana yang dibuatnya menuju kesuksesannya.*

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar