Mengembangkan Bahasa Anak

      Anggunpaud - Saat kita melihat anak-anak bisa berbahasa dengan baik, maka kita akan senang. Sebab, melalui bahasa, anak-anak bisa menyampaikan ide, gagasan, dan perasaanya pada orang lain sehingga kita bisa memahami anak dengan baik dan mengetahui kebutuhan dan keadaannya.

     Selain itu, perkembangan bahasa yang baik menunjukkan perkembangan kognitif anak yang baik. Sebab melalui bahasa anak-anak bisa memahami ilmu pengetahuan dan menyampaikan gagasan kognitifnya.  Untuk itu, orang tua harus intensif dalam menciptakan situasi bahasa yang membuat anak bisa optimal dalam perkembangan bahasanya. Berikut ini adalah lima metode praktis untuk mrngoptimalkan perkembangan bahasa pada anak :

pertama, metode melengkapi kata. Metode ini diterapkan di awal perkembangan bahasa anak pada usia 6 bulan – 1 tahun. Pada usia ini anak-anak sudah memahami arti dan dalam tahap tutur satu kata tapi belum sempurna. Anak-anak biasanya belum bisa mengatakan kata dengan utuh. Hanya suku kata terakhir yang diucapkan, misalnya, kata “ibu” yang diucapkan “bu”. Untuk mengembangkan bahasa pada tahap ini metode melengkapi kata sangat tepat, kita membantu anak dengan memberikan kata depannya, “ini i….” maka anak akan menjawab “bu”. Dengan cara begini anak akan terlatih dalam mengatakan kata sempurna.

kedua, metode bertanya. Jika anak sudah bisa berkata sempurna, sekalipun baru masih satu kata saja. Usia anak biasanya pada persinggungan 1 -2 tahun. Untuk memacu perkembangannya, kita bisa menggunakan metode bertanya dengan jawaban satu kata. Misalnya, “Yang suaranya meong itu?” anak akan menjawab, “Kucing.” Semakin banyak ditanya, maka anak akan belajar struktur bahasa. Dari sinilah anak akan dilatih dalam menyusun kalimat.

ketiga, metode bernyanyi. Metode bernyanyi ini mengajarkan anak untuk bisa menyusun kalimat sederhana melalui lagu-lagi. Ini bisa diterapkan usia 1 – 2 tahun awal dan setelah. Dengan sering menyanyi ini anak-anak akan menyerap dan memahami struktur kalimat, sehingga akan menunjang perkembangan kalimatnya saat anak sudah di atas usia dua tahun.

keempat, metode bercerita. Medote bercerita sebenarnya sama dengan menyanyi, tetapi metode menyanyi lebih kompleks karena kalimat dan konteksnya sudah luas. Untuk itu, di usia di atas dua tahun menjadi sangat tepat dalam pengembangan bahasa anak melalui bercerita. Melalui cerita anak akan menyerap variasi kosa kata, struktur cerita, dan konteks yang dibangun yang akan membantu anak dalam berkomunikasi.

kelima, metode komunikasi aktif. Jika anak sudah memiliki kemampuan bahasa yang baik, maka pacu perkembangannya dengan sering berkomunikasi yang baik dengan anak. Anak-anak pun akan tumbuh dengan perkembangan bahasa yang baik. bisa menyampaikan ide dan gagasannya dengan baik. *

*UM KHOMSYATUN, Tutor Kejar Paket dan PAUD di Sanggar Kegiatan Belajar Purwokerto.

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar