Kiat Membiasakan Anak Salat di Masjid

Seringkali orang tua merasa terganggu oleh tangisan si anak ketika sedang berusaha khusuk untuk melakukan salat Jumat di masjid. Anak kecil memang belum memiliki kewajiban untuk melaksanakan ibadah. Akan tetapi anak perlu dibiasakan sejak dini beribadah di masjid tanpa mengganggu jamaah lain yang sedang beribadah.

Untuk mengajak dan membiasakan anak beribadah di masjid, maka tidak ada salahnya jika orang tua memperhatikan kiat-kiat berikut.

Pertama, sesekali ajaklah anak untuk pergi ke masjid, meskipun nantinya tidak ikut salat berjamaah. Berilah penjelasan pada anak apa yang dapat dilakukan sewaktu di masjid. Biarkan saja ketika anak sedang mengamati dan terlihat ingin menirukan gerakan orang salat.

Kedua, pastikan pada anak untuk kesan pertama kali berada di masjid adalah menyenangkan. Jangan sampai menakut-nakutinya dengan hal-hal yang menyeramkan. Karena anak akan terkesan bahwa berada di masjid menakutkan, sehingga bisa jadi anak akan memiliki kesan negatif. Begitu juga sebaliknya, ketika orang tua memperkenalkan tempat ibadah sebagai tempat yang tenang dan memberikan kenyamanan, maka anak pun akan memiliki kesan yang serupa.

Ketiga, terkadang anak akan rewel ketika ditinggalkan oleh semua orang yang sibuk melakukan salat, maka biasakan anak berada di tengah-tengah orang dewasa saat melakukan salat berjamaah. Karena dengan cara seperti itu, anak akan terbiasa berada di tempat ibadah.

Keempat, jika waktu azan telah tiba, orang tua dapat memakaikan pakaian yang pantas namun nyaman dan tidak panas. Akan lebih baik jika disediakan pakaian yang sama dengan yang dikenakan orang tua. Karena anak bisa jadi akan merasa bangga ketika memakainya.

Kelima, orang tua dapat membacakan dongeng pada anak sebelum tidur yang berkaitan dengan bagaimana suasana masjid dan perilaku apa saja yang boleh dilakukan di dalam masjid. Jika perilaku anak di dalam masjid belum sesuai dengan apa yang diharapkan, maka maklumi saja. Akan tetapi, berilah peringatan yang tegas namun penuh dengan kasih sayang. Misal ketika anak menangis, jangan segan-segan untuk berulangkali mengingatkan bahwa masjid adalah tempat ibadah yang membutuhkan ketenangan, sehingga mereka akan terbiasa untuk tidak berteriak dan mengobrol sendiri. *

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar