Bahaya mengunggah Foto Anak di Media Sosial

 

Setiap orangtua tentu ingin mengabadikan setiap momen anaknya. Terutama yang masih dalam fase tumbuh kembang. Namun pengabadian momen yang diunggah di media sosial kini membuat dilematis.

Maraknya pencurian dan penyalahgunaan foto menjadi penyebabnya. Salah satunya dipajang dalam akun jual-beli anak. Kasus ini dialami beberapa selebritas Indonesia. Seperti Ayu Tingting yang mengaku kebal dengan penyalahgunaan kasus tersebut. Selain dirinya, pasangan suami-istri Ruben Onsu dan Sarwendah juga menjadi korban. Foto putri mereka dipajang di salah satu akun jual-beli bayi murah. Tidak terima anaknya diperlakukan demikian, Ruben melaporkan peristiwa itu ke polisi. Pelaporan mereka membuahkan hasil yang manis, pelaku tertangkap.

Sejatinya pemasangan foto anak tentu sah-sah saja. Tetapi demi keamanan anak tentu sebagai orang tua harus melakukan beberapa hal sebelum menggunggah foto anak ke media sosial.

Perhatikan empat hal ini. Pertama tidak semua foto bisa diunggah dimedia sosial. Foto yang dipasang sebaiknya tidak mempertontonkan aurat anak. Karena foto yang dianggap lucu dan menggemaskan itu bisa mengundang predator anak. Kedua, foto yang dipasang sebaiknya tidak menunjukkan lokasi keberadaan anak. Seringkali orang tua menulis lokasi foto. Penulisan lokasi foto ini bisa membahayakan anak karena penjahat mengetahui dimana saja anak biasa berada dan hal ini rawan terhadap penculikan. Ketiga, jangan berlebihan dalam memajang foto anak. Misalnya memajang foto anak dengan mainan dan peralatan yang mewah. Karena bisa mengundang kejahatan. Keempat, selalu awasi anak. Pengawasan terhadap anak adalah bentuk kewaspadaan sehingga dapat meminimalisir kejahatan. Keselamatan anak Anda, berada di tangan Anda, bukan pada orang lain. Karena itu bijaklah dalam mengunggah foto anak Anda di media sosial.

 

Winda Dwi Putri, nurfadilah

gambar diambil dari google.com

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar