Anak yang Tangguh

Sepanjang kehidupan manusia seringkali dihadapkan dengan berbagai masalah, dari yang ringan sampai yang berat. Sejak anak masih didalam lingkungan rumah, anak telah dihadapkan dengan berbagai masalah. Adapun masalahnya dapat berupa orangtua yang bercerai, bertengkar dengan saudara kandung/teman di sekolah. Dimana saja dan kapan saja manusia dihadang oleh berbagai masalah. Bila mereka tidak tangguh atau ulet mereka tidak akan bertahan dalam hidupnya.Dengan kata lain, sepanjang kehidupan mahluk hidup, ada suatu tantangan untuk bertahan dalam kehidupannya. Dengan demikian tanpa ketangguhan manusia tidak mampu hidup dengan sejahtera dalam lingkungannya, baik dikeluarga, sekolah, pekerjaan, maupun dalam masyarakat luas, seseorang tidak akan mampu bertahan dalam hidupnya. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa individu yang tangguh akan berdampak positif terhadap kehidupannya sehingga hidupnya sehat, tidak mudah depresi, interaksi sosialnya membuatnya bahagia, dan memiliki prestasi baik di sekolah maupun di tempat kerja. Ketangguhan ada sejak lahir tetapi perlu dikembangkan di sepanjang kehidupan. Pada masa usia dini, orangtua memiliki peran yang sangat penting dalam mengembangkan ketangguhan pada anak. Orangtua dapat membantu anak mengembangkannya melalui : ? Membangun ikatan emosional Hal ini dapat dilakukan dengan mencintai dan menerima anak apa adanya yang tercermin dari ucapan dan perilaku orangtua ketika bersama anak. Cara orangtua berinteraksi serta bagaimana merespon kebutuhan-kebutuhan anak akan menentukan bentuk pola hubungan yang dimiliki anak dengan orang lain.Orangtua yang peka dan responsif terhadap kebutuhan anak akan membuatnya merasa aman dan nyaman sehingga tumbuh rasa percaya diri yang akan membantunya ketika dihadapkan pada situasi baru atau situasi yang mengancam dirinya. ? Sebagai model perilaku dan sikap Meniru merupakan langkah pertama anak ke dalam dunia bermain dramatik, dimana anak mulai mempraktikan apa yang pernah dialami, dirasakan dan dilihatnya. Bagi anak usia dini, perilaku yang mereka tiru adalah orang yang mempunyai ikatan/hubungan yang dekat dengan dirinya. Oleh karena itu jika orang tua terlihat tenang, pantang menyerah, fleksibel dan terus berdoa kepada Tuhan ketika berhadapan dengan situasi sulit maka anak akan menirunya. ? Memberikan pengalaman hidup Orangtua merupakan sumber utama yang penting bagi anak untuk mendapatkan pengalaman-pengalaman. Anak belajar melalui bermain, oleh karena itu penting bagi orang tua untuk memberikan kesempatan kepada anak untuk mengembangkan kemampuannya dalam memecahkan masalah, berpikir positif, meningkatkan rasa percaya diri, memahami nilai dan budaya, bertanggungjawab terhadap perbuatannya, mengelola emosinya, dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan kemasyarakatan.

nurfadilah

gambar diambil dari goggle

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar