Mempersiapkan Guru Siaga Banjir

Indonesia merupakan negara yang rawan banjir. Potensi banjir disebabkan oleh banyak faktor, seperti perubahan iklim global, perubahan penggunaan lahan, bertambahnya jumlah penduduk, urbanisasi dan kemiskinan. Berdasarkan peta bencana di Indonesia terdapat 315 kabupaten/kota yang berada di daerah bahaya sedang-tinggi dari banjir, dengan jumlah penduduk 61 juta jiwa. Tanggap darurat banjir dilakukan bersama pihak lembaga PAUD dan komunitas masyarakat sekitar. Namun, guru perlu dipersiapkan secara khusus, karena dalam proses belajar mengajar gurulah yang paling banyak bersama anak. Dengan demikian, guru menjadi pihak yang paling bertanggung jawab terhadap keselamatan peserta didik dan berada di garis terdepan saat banjir datang. Apalagi guru bagi anak usia dini merupakan figur otoritas yang paling dipercaya dan paling mengerti kondisi anak. Oleh karena itu, guru perlu dibekali dengan berbagai pengetahuan sehingga dapat menentukan sikap yang tepat saat banjir datang. Pengetahuan yang sebaiknya dimiliki oleh guru adalah : 1. Pengetahuan mengenai bahaya banjir, sumber banjir, dan prakiraan potensi banjir yang akan melanda lembaga dan lingkungan sekitar 2. Pengetahuan tentang banjir dan tanggap darurat yang pernah dilakukan oleh pihak lembaga di waktu lampau 3. Pengetahuan tentang reaksi umum orang dewasa dan anak ketika banjir terjadi (reaksi fisik, emosi, pikiran dan tingkah laku) 4. Pengetahuan tentang alat dan tanda bahaya yang disepakati serta dipahami oleh lembaga 5. Pengetahuan tentang jalur komunikasi dan koordinasi dalam tanggap darurat banjir 6. Pengetahuan tentang cara mengakses alat pertolongan pertama, tempat pengungsian, makanan, pakaian bersih, obat-obatan, air bersih, nomor darurat dan informasi 7. Pengetahuan tentang cara memberikan orientasi kepada peserta didik tentang respon tanggap darurat banjir Lembaga PAUD dapat bekerjasama dengan pemerintah setempat, Perguruan Tinggi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI) dan organisasi kemanusiaan lain agar memiliki pengetahuan dan keterampilan siaga bencana.

nurfadilah

gambar diambil dari google.com

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar