PERKEMBANGAN KEMAMPUAN MEMBACA ANAK

Kemampuan membaca merupakan dasar untuk menguasai berbagai bidang studi. Jika anak pada usia sekolah tidak segera memiliki kemampuan membaca, maka ia akan mengalami banyak kesulitan dalam mempelajari berbagai bidang studi pada kelas – kelas berikutnya. Oleh karena itu anak harus belajar membaca agar ia dapat membaca untuk belajar. Terdapat 5 tahap perkembangan membaca, yaitu (1) Kesiapan membaca (2) Membaca permulaan (3) Keterampilan membaca cepat (4) Membaca luas (5) Membaca yang sesungguhnya A. Kesiapan Membaca Tahap perkembangan kesiapan membaca mencangkup rentang waktu dari sejak dilahirkan hingga pelajaran membaca diberikan. Kesiapan menunjukkan pada taraf perkembangan yang diperlukan untuk belajar secara efisien. Beberapa faktor yang mempengaruhi kesiapan belajar membaca, adalah (1) Kematangan mental (2) Kemampuan visual (3) Kemampuan mendengarkan (4) Perkembangan bicara dan bahasa (5) Keterampilan berpikir dan memperhatikan (6) Perkembangan motorik (7) Kematangan sosial dan emosional (8) Motivasi dan minat B. Membaca permulaan Tahap membaca permulaan umumnya dimulai sejak anak masuk kelas satu SD, yaitu pada saat berusia sekitar enam tahun. Meskipun demikian, ada anak yang sudah belajar membaca lebih awal dan ada pula yang baru belajar membaca pada usia tujuh atau delapan tahun. C. Keterampilan membaca cepat Tahap keterampilan membaca cepat atau membaca lancar umumnya dikuasai anak ketika duduk di kelas dua atau kelas tiga. Anak akan terampil membaca dengan cepat jika telah memahami hubungan simbol dengan bunyi. D. Membaca luas Tahap membaca luas umumnya terjadi pada saat anak – anak telah duduk dikelas empat atau lima SD. Dikatakan sebagai membaca luas karena pada tahap ini umumnya anak – anak gemar dan menikmati sekali membaca, seperti membaca buku – buku cerita atau majalah dengan penuh minat sehingga pelajaran membaca dirasakan mudah. E. Membaca yang sesungguhnya Tahap membaca yang sesungguhnya (refinement of reading stage) umumnya terjadi ketika anak – anak sudah duduk di SLTP dan berlanjut hingga dewasa. Pada tahap ini anak – anak membaca untuk belajar memahami, memberikan kritik, atau untuk mempelajari bidang studi tertentu. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa guru dan orangtua diharapkan dapat menyesuaikan tujuan – tujuan pembelajaran anak usia dini dengan tahap membaca awal, yaitu tahap kesiapan anak untuk membaca. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memberikan stimulasi-stimulasi dan memberikan kesempatan yang luas kepada anak untuk mengeksplorasi berbagai hal yang mendukung faktor-faktor yang berpengaruh pada kesiapan membaca.

Nurfadilah nurfa_dilah@yahoo.com

Gambar diambil dari Google.com

Bagikan Artikel Ini

Komentar (0)

Silahkan Login untuk memberi komentar